iPhone Air 2 Bocor, Bawa Chip 2nm dan Kamera Ultrawide 48 MP
iPhone Air 2 bocor: chip A20 Pro 2nm, kamera ultrawide 48 MP, Dynamic Island lebih kecil. Rilis kuartal I 2027. Simak detailnya.
Suasana di Jalan Malioboro, Kota Jogja, Minggu (5/9/2021). /Harian Jogja-Gigih M. Hanafi
Harianjogja.com, JOGJA - Pemerintah Daerah (Pemda) DIY terus bergerak terkait dengan realisasi relokasi dan penaataan pedagang kaki lima (PKL) kawasan Malioboro ke lokasi baru yakni eks gedung bioskop Indra dan eks gedung Dinas Pariwisata DIY, Januari 2022 mendatang. Para PKL Malioboro yang telah diberikan sosialisasi diklaim tidak ada yang melakukan penolakan.
Selain mulai membangun los yang akan dipergunakan sebagai lokasi berdagang para pedagang di eks gedung Dinas Pariwisata DIY dan menata eks gedung bioskop Indra, sosialisasi ke pedagang juga terus dimasifkan.
BACA JUGA : Minta Ada Dialog, PKL Malioboro Menolak Direlokasi
Sekda DIY Kadarmanta Baskara Aji mengatakan, sejauh ini sosialisasi terkait dengan relokasi dan penataan telah dilakukan oleh Pemda DIY kepada para pedagang. Dari proses sosialisasi yang telah dijalani, tidak ada penolakan dari para pedagang untuk direlokasi dan ditata di eks gedung Dinas Pariwisata DIY dan menata eks gedung bioskop Indra.
"Dan, sampai hari ini semuanya baik-baik. Tujuan utamanya [relokasi dan penataan PKL] supaya lebih legal, lebih permanen, lebih baik dan akan mempermudah pedagang maupun dari pengunjung lainnya," kata Aji, Kamis (9/12/2021).
Kepala Dinas Koperasi dan UKM (Dinkop UKM) DIY Srie Nurkyatsiwi mengatakan, persiapan relokasi dan penataan PKL terus dilakukan. Sejauh ini dari dua lokasi baru bagi para PKL Malioboro, yakni eks gedung bioskop Indra dan eks gedung Dinas Pariwisata DIY.
Untuk eks gedung bioskop Indra telah siap digunakan. Di mana bangunan tiga lantai dan dibagi jadi lima zona. Di semi baseman, dengan luasan 1.112 meter persegi akan mampu menampung 37 gerobak dan 32 sepeda motor. Di lantai dasar dengan luasan 1.205 meter persegi, bisa ditempati 122 PKL. Untuk lantai satu dengan luasan 1.007 meter mampu menampung 120 PKL. Lantai dua mampu menampung 117 PKL. Selain itu akan dibuat taman kuliner untuk menampung 79 PKL yang berjualan makanan dan minuman.
Sedangkan sisanya, saat ini Pemda DIY dan Pemkot Jogja telah menyiapkan eks gedung Dinas Pariwisata DIY. Di lokasi tersebut saat ini mulai dibangun los yang nantinya akan menampung PKL.
"Mungkin sekitar 1.800 PKL nantinya yang bisa ditampung di dua lokasi tersebut," jelasnya.
BACA JUGA : Kalau Sekarang PKL Menolak Relokasi ke Eks Bioskop Indra
Menurut Siwi, sampai saat ini, jawatannya juga masih terus melakukan kajian dan koordinasi agar nantinya pedagang yang dipindah tidak mengalami kerugian dan membuat pengunjung nyaman. "Pastinya apa yang dikakukan pemerintah tidak akan merugikan pelaku usaha," tandasnya.
Dari segi pengaturan lalu lintas dan parkir, Pemda DIY telah menyiapkan sejumlah titik yang akan difokuskan menampung kendaraan wisatawan yang datang ke Malioboro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
iPhone Air 2 bocor: chip A20 Pro 2nm, kamera ultrawide 48 MP, Dynamic Island lebih kecil. Rilis kuartal I 2027. Simak detailnya.
Kemenhub mengerahkan kapal patroli KPLP untuk mempercepat evakuasi KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di Laut Jawa.
Rencana pendirian 10 kampus Universitas Republik Indonesia dinilai perlu kajian akademik, dasar hukum yang jelas, dan perhitungan anggaran yang matang.
Pengaspalan Jalan Janti-Prambanan berlangsung Senin 3 Agustus 2026 pukul 08.00-12.00 WIB. Pengendara diminta waspadai penyempitan jalur.
UHC Gunungkidul mencapai 98,7 persen. Masih ada 1,3 persen warga belum menjadi peserta BPJS Kesehatan.
Pemkot Jogja akan menurunkan alat berat untuk membersihkan dan menata kawasan Sungai Code sisi selatan di Sorosutan dalam dua pekan mendatang.