Gibran dan Haryadi Suyuti Kompak Launching Agenda Wisata, Ini Event Besar 2022

Haryadi Suyuti (tengah kiri) dan Gibran Rakabuming Raka (tengah kanan) dalam launching Calender of Event di Hotel Grand Inna Malioboro, Danurejan, Jogja, Sabtu malam (11/12/2021) - Harian Jogja/Sirojul Khafid
12 Desember 2021 10:17 WIB Media Digital Jogja Share :

JOGJA-- Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja dan Solo melaunching agenda wisata 2022 secara bersama. Bertajuk Calender of Event Jogja 2022, setidaknya ada 12 agenda wisata besar. Pada Februari masyarakat bisa menikmati Pekan Budaya Tionghoa XVI dan Jogjavaganza 2022; Mei Gerebeg Syawal dan ArtJog 2022; Juli Pasar Kangen, Agustus Siraman Pusaka; September Sekati YK Ing Mal; Oktober Wayang Jogja Night Carnival  #7, Gerebeg Maulud, Biennale, Kustomfest; serta November Ngayogjazz.

Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti mengatakan launching agenda kali ini cukup spesial, lantaran dilakukan bersamaan dengan Pemkot Solo. Setelah menandatangi kerja sama pada November lalu, komitmen berlanjut dengan launching bersama ini.

“Baru sekali ini, ada dua kota yang launching event besar secara bersama. Kami akan berikan bukti bukan janji, untuk kerja sama kami ke depannya,” kata Haryadi dalam launching Calender of Event di Hotel Grand Inna Malioboro, Danurejan, Jogja, Sabtu malam (11/12/2021).

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan apabila acara ini merupakan bentuk keharmonisan Jogja dan Solo. Terlebih sebagai sama-sama kota pariwisata, kerja sama dan sinkronisasi agenda wisata, olahraga, dan ekonomi bisa menjadi salah satu kekuatan.

“Launching ini tidak sebatas memberi informasi, namun lebih kepada upaya sinergikan pengembangan event di dua kota. Kunjungan ke Jogja kami hari ini juga harapannya membicarakan kerja sama, agar tidak hanya basa basi, tapi konkret,” kata Gibran.

Dalam pelaksanaan berbagai agenda wisata, Pemkot akan bekerja sama dengan berbagai pihak termasuk Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA), Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia, Kamar Dagang Indonesia, dan lainnya. Termasuk dalam memaksimalkan penerapan protokol kesehatan berbasis CHSE.

“Capaian vaksinasi Jogja dan Solo juga sudah tinggi dan alhamdulillah PPKM level 3 saat Natal dan Tahun Baru tidak jadi. Ini momen pas untuk gas pol sampai akhir tahun. Kami optimis Jogja dan Solo bisa kembali pulih. Mari bersinergi memulihkan pariwisata Jogja dan Solo,” kata Gibran.

Kepala Dinas Pariwisata Jogja, Wahyu Hendratmoko mengatakan launching agenda tahun 2022 sebagai upaya memberikan informasi awal kepada wisatawan. Sehingga wisatawan bisa merencanakan lebih awal untuk berkunjung.

“Kerja sama dengan Solo merupakan perpanjangan perjanjian sejak 10 tahun lalu. Kala itu Solo masih dipimpin oleh Pak Jokowi,” kata Wahyu. “Jogja Solo dalam sejarahnya adalah satu saudara kerajaan Islam. Saat ini bisa semakin erat dan mendukung dalam beragam bidang. Ini menjadi fundamental dan pengembangan yang lebih luas lagi.” (**)