Polisi Pastikan LC Parangtritis Meninggal Saat Perjalanan Pulang

Ilustrasi kematian - Pixabay
27 Desember 2021 16:07 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL - Kepolisian Sektor (Polsek) Kretek, memastikan Ichsanullaili Septiara, 28, perempuan yang bekerja sebagai Ladies Companion (LC) atau pemandu karaoke di kawasan wisata Parangtritis, Kretek, Bantul, meninggal dunia dalam perjalanan pulang menuju rumahnya di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (26/12/2021). Diduga, Ichsanullaili meninggal setelah menderita vertigo dan asam lambung.

Kapolsek Kretek, AKP Yosephine Iswantari mengatakan, pemandu karaoke itu sudah sekitar tiga tahun bekerja sebagai pemandu karaoke di Parangtritis dan indekos di Hotel Anoman, Dusun Mancingan, Parangtritis, Kretek.

"Saat berjaga di Pos Pengamanan Parangtritis kami mendapat informasi adanya orang meninggal dunia di Hotel Anoman," kata Yosephine, Senin (27/12/2021).

Namun, saat petugas mendatangi lokasi kejadian, korban sudah tidak ada di lokasi. Korban sudah dibawa pulang ke rumahnya di Semarang. Saat dibawa pulang, kata Yosephine, korban masih hidup dan mengeluh sakit kemudian minta diantar pulang pada teman-temannya. Korban pulang menggunakan ambulans. Namun dalam perjalanan pulang korban meninggal sekitar pukul 11.00 WIB.

"Jadi meninggalnya di jalan," ucap Yosephine.

Menurutnya, korban memang sudah lama mengeluh sakit asam lambung dan vertigo. Keluhan sakit tersebut dibenarkan oleh keluarganya. Atas kejadian tersebut diakui Yosephine, keluarga sudah menerima dan tidak akan menuntut dikemudian hari.

Dukuh Mancingan Mancingan, Andri juga membenarkan adanya informasi perempuan yang indekos di di Hotel Anoman meninggal dunia karena sakit.”

Informasi dari pemelik hotel tempat indekos perempuan tersebut dalam dua hari terakhir ini sakit vertigo dan asam lambungnya kambuh," katanya.

Dari informasi pemilik hotel Anoman, Ibu Warsini, sebelum meninggal dunia, perempuan yang berstatus janda ini dalam dua hari terakhir ini sakitnya kambuh lagi. Sakut tersebut sudah lama dialami korban sehingga korban rutin mengkonsumsi obat