Info Vaksin Jogja: Ini Lokasi & Jenis Pemberian Booster di DIY

Kompleks balai kota Jogja sebagai kawasan wajib masker dan vaksin, Kamis (2/9/2021). - Harian Jogja/Gigih M. Hanafi
12 Januari 2022 15:17 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Pemda DIY menginformasikan akan memberikan vaksinasi dosis ketiga atau booster untuk lansia dan pelayan publik di Jogja Expo Center (JEC), Kamis (12/1/2022). Vaksinasi ini diperkirakan akan diikuti antara 3.000 hingga 4.000 warga.

Ketua Satgas Percepatan Vaksinasi DIY Sumadi menjelaskan Pemda DIY menggelar vaksin booster mulai Kamis (13/1/2022) di Jogja Expo Center (JEC) dengan target sasaran antara 3.000 hingga 4.000 orang. Pemberian booster di JEC ini sebagai kick off. Selanjutnya vaksin dosis ketiga akan digelar di pusat layanan kesehatan di wilayah DIY seperti rumah sakit dan sentra vaksinasi.

BACA JUGA: Vaksin Booster untuk Pelayan Publik DIY Mirip Vaksinasi Pertama & Kedua

Prioritas penerima booster sesuai dengan juknis Kemenkes adalah lansia, sehingga vaksinasi tersebut diharapkan menyasar lansia. Akan tetapi karena vaksinasi dosis kedua yang diterima lansia rata-rata belum sampai enam bulan, maka DIY mengambil kebijakan untuk pelayan publik seperti ASN, tenaga pendidik dan kependidikan serta anak usia 11 tahun ke atas yang akan diberikan booster.

"Tetapi prioritas tetap lansia, kalau lansia misalnya tidak ada yang mendaftar, baru kemudian pelayan publik. Pelaksanaan sesuai kewenangan kabupaten dan kota. Misalnya untuk guru SMA, SMK dan SLB itu booster-nya akan ditangani Pemda DIY. sedangkan guru SD dan SMP ditangani kabupaten dan kota," katanya di Kompleks Kepatihan, Rabu (12/1/2022).

Ia menginformasikan para penerima vaksin dosis ketiga di Jogja Expo Center itu dipastikan telah mendaftar sebelumnya. Syarat utama adalah mereka yang telah mendapatkan vaksinasi terakhir pada enam bulan silam. Hingga Rabu proses pendataan terus dilakukan dengan memprioritaskan lansia dan pelayan publik. Tiga jenis vaksin yang rencananya digunakan untuk booster yaitu Astrazeneca, Pfizer dan Moderna.

"Semua yang mengikuti vaksinasi ketiga ini harus sudah mendaftar, tetapi rata-rata seperti pelayan publik, ASN sudah masuk dalam pendaftaran sebelumnya, sehingga relatif cepat pendataan," ujarnya.

BACA JUGA: Wow! Siswa SD Masjid Syuhada Ikut Vaksin Ditemani Hulk dan Captain America

Sumadi menegaskan stok vaksin pasti aman karena sesuai perintah Presiden bahwa booster akan diberikan secara gratis untuk seluruh lapisan masyarakat. Sehingga jika ada kekurangan akan segera mengajukan ke Pusat agar mendapatkan pasokan. Di sisi lain, dalam rapat koorinasi dengan daerah, Kementerian Kesehatan bahwa akan segera dilakukan pengadaan vaksin dan memanfaatkan bantuan dari luar negeri.

"Jadi kalau DIY kurang nanti akan kami cepat ajukan agar stoknya kembali ditambah, semua akan kebagian. Hingga hari ini belum ada laporan dari kabupaten dan kota terkait kekurangan stok vaksin," katanya.