Advertisement

PKL Malioboro Pindah 26 Januari, Ini Respons Pedagang

Lajeng Padmaratri
Senin, 24 Januari 2022 - 20:27 WIB
Budi Cahyana
PKL Malioboro Pindah 26 Januari, Ini Respons Pedagang Suasana kawasan Malioboro, Jumat (24/12/2021) pagi - Harian Jogja/Sunartono.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Gubernur DIY Sri Sultan HB X mengatakan pedagang kaki lima (PKL) Malioboro akan mulai pindah ke lokasi baru di eks Gedung Bioskop Indra dan eks Gedung Dinas Pariwisata DIY pada 26 Januari 2022. Para pedagang mengatakan 26 Januari adalah jadwal wilujengan atau syukuran.

Ketua Paguyuban Angkringan Malioboro, Yati, menuturkan informasi yang didapatkan oleh paguyuban pedagang kaki lima (PKL) di Malioboro adalah tanggal 26 Januari sebagai waktu wilujengan, bukan langsung relokasi.

Advertisement

BACA JUGA: Sultan HB X Pastikan PKL Malioboro Pindah Mulai 26 Januari 2022

“Kami dapat undangan tanggal 26 itu acara wilujengan atau selamatan di bekas Gedung Bioskop Indra. Karena kami akan masuk rumah baru, jadi mau selamatan dulu,” kata Yati kepada Harian Jogja, Senin (24/1/2022) malam.

Sementara itu, tanggal relokasi dijadwalkan mulai 1-7 Februari. Pada 8 Februari jalur pedestrian Malioboro sudah bersih dari PKL dan mereka sudah berjualan di tempat yang baru.

“Setelah tanggal 26 nanti baru bahas untuk pengundian lapak, nanti bahas dari masing-masing paguyuban supaya nanti tanggal 1 Februari bisa menempati lapak yang mana. Teknisnya diserahkan kepada ketua paguyuban masing-masing. Akan diundi, jadi lebih enak, menghindari rasa kecemburuan,” kata dia.

Meski dalam waktu dekat akan direlokasi, Yati menuturkan sebenarnya ia mengharapkan pindah sesudah Lebaran. Sebab, menurutnya perekonomian para PKL Malioboro belum stabil di situasi pandemi ini. Jika dipindah ke lokasi bari dan pengunjung belum ramai, itu berpotensi menjadikan penghasilan mereka terjun bebas.

BACA JUGA: Ini Tujuan Pemerintah Memindahkan PKL Malioboro ke Tempat Baru

“Kami enggak menolak, tapi sebenarnya kami minta habis Lebaran direlokasi,” imbuhnya.

Advertisement

Jika relokasi tak terhindarkan, Yati berharap baik Pemda DIY dan Pemkot Jogja agar tidak lepas tangan. Ia meminta pemerintah aktif mempromosikan lokasi PKL Malioboro yang baru agar wisatawan mengetahui. Sebab dalam proses adaptasi, wisatawan belum tentu mengetahui bahwa para PKL sudah direlokasi.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement