Jadwal SIM Gunungkidul 21 Oktober 2026, Cek Lokasi dan Syaratnya
Cek jadwal SIM Gunungkidul Rabu, 21 Oktober 2026, di Toserba Sambipitu, lengkap dengan lokasi layanan lain dan syarat perpanjangan SIM.
Jembatan mangkrak yang disebut dalam prasasti sebagai Jembatan Gajah Wong II yang tidak dilewati kendaraan selama puluhan tahun, Selasa (22/2/2022). - Harian Jogja/Sunartono
Harianjogja.com, JOGJA--Jembatan yang membentang di atas Sungai Gajah Wong dari Kampung Ledok Timoho Kota Jogja menuju Sorowajan Baru Bantul memang benar-benar misterius. Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan ESDM DIY belum dapat memastikan jembatan mangkrak puluhan tahun tersebut masuk dalam database data jembatan di DIY atau tidak.
Secara struktur jembatan ini masih terlihat kokoh. Di ujung barat jembatan terdapat prasasti bertuliskan tahun pembangunan yaitu 1996/1997 atau saat masa orde baru. Sementara di konstruksi sisi bawah jembatan tersebut terdapat identitas bertuliskan 31-12-96 yang diduga sebagai urutan tanggal, bulan dan tahun dilaksanakan pembangunan proyek jembatan tersebut. Sayangnya jembatan ini tidak dapat dilalui kendaraan karena buntu.
Saat diminta tanggapan terkait keberadaan jembatan tersebut Kabid Bina Marga Dinas PUP-ESDM DIY Kwaryantini Ampeyanti Putri menyatakan belum dapat memberikan komentar detail terkait keberadaan jembatan tersebut. Ia harus mengecek data lebih dahulu. Akan tetapi jika dilihat dari wilayahnya, kawasan tersebut bukan masuk jalan provinsi.
“Kami cek dulu, kalau di lihat dari wilayah [lokasi jembatan], sepertinya memang tidak masuk jalan provinsi,” katanya kepada Harianjogja.com, melalui ponselnya, Rabu (23/2/2022).
BACA JUGA: Mobil PLN Terlibat Laka Tunggal, Satu Penumpang Meninggal Dunia,
Untuk dapat memastikan database jembatan mangkrak tersebut tentu harus dilakukan melihat database jembatan serta melakukan pengecekan di lapangan. “Kami harus cek data dan lapangan dulu,” ujarnya.
Jembatan ini dengan panjang sekitar 30 meter dengan lebar sekitar 8 meter. Seperti jembatan lainnya dilengkapi dengan pagar pembatas kiri dan kanan, namun belum diaspal dan hanya sekadar beton.
Tampak jembatan ini tidak pernah dilewati pengendara motor. Warga sekitar memanfaatkannya sebagai tempat jemuran dan tempat nongkrong. Di pinggiran ujung barat dimanfaatkan untuk pembuangan sampah. Hanya sekitar 3 meter di antaranya tertera prasasti dengan tulisan Jembatan Gajah Wong II dibangun pada 1996/1997 silam. Jika dihitung pembangunannya pada 1997, maka usianya sudah 25 tahun.
Jembatan ini bisa dibilang sebagai salah satu proyek mangkrak era Orde Baru karena tidak dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya. Di ujung timur sudah berdiri perumahan yang masuk di wilayah Sorowajan Baru, Banguntapan, Bantul. Kemudian di sisi barat berbatasan dengan Kampung Ledok Timoho, Umbulharjo, Kota Jogja yang juga banyak rumah penduduk.
Untuk mengakses jembatan ini bisa dilakukan melalui dua arah. Pertama dari arah timur atau wilayah RT 20 Sorowajan Baru. Jembatan ini bisa dilihat dari titik tersebut dari selatan. Kedua, dari ujung utara Kompleks Perumahan APBD, ada gang sempit masuk hanya cukup kendaraan roda dua.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal SIM Gunungkidul Rabu, 21 Oktober 2026, di Toserba Sambipitu, lengkap dengan lokasi layanan lain dan syarat perpanjangan SIM.
Pelatih PSS Sleman Pieter Huistra mewaspadai kolektivitas dan pertahanan Persik Kediri yang baru kebobolan tiga gol dalam lima laga.
DPRD Kota Jogja mengawal anggaran pendidikan dan kesehatan 2027 serta mendorong penambahan layanan jantung dan cuci darah di RS Pratama.
Yusril Ihza Mahendra mendorong reformasi UU Tipikor untuk membedakan risiko bisnis dengan korupsi dan menyelaraskan aturan dengan standar UNCAC.
BI mewaspadai dampak El Niño terhadap inflasi pangan yang mencapai 5,03% pada September 2026. Beras, cabai, dan bawang merah menjadi perhatian.
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.