Advertisement

Malioboro Padat pada Malam Minggu, Banyak Skuter Listrik Melaju Melawan Arus  

Budi Cahyana
Sabtu, 05 Maret 2022 - 22:42 WIB
Budi Cahyana
Malioboro Padat pada Malam Minggu, Banyak Skuter Listrik Melaju Melawan Arus   Penyewa skuter listrik atau otoped berjalan malawan arus lalu lintas di Malioboro, Sabtu (3/5/2022) malam. - Harian Jogja/Budi Cahyana

Advertisement

Harianjoga.com, JOGJA—Sejumlah skuter listrik atau otoped yang dinaiki wisatawan atau para penyewa dengan santai melaju melawan arus saat lalu lintas Malioboro padat kendaraan pada malam Minggu atau Sabtu (3/5/2022) malam.

BACA JUGA: Pemindahan PKL Tak Berpengaruh, Malioboro Tetap Padat Pada Malam Minggu

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Kawasan Malioboro penuh dengan wisatawan dan kendaraan di akhir pekan. Sementara, skuter listrik juga banyak berlalu lalang di jalur pedestrian. Bahkan, beberapa otoped melaju melawan arus lalu lintas, dari selatan ke utara. Kondisi ini cukup merepotkan pengendara yang melintasi salah satu kawasan terpadat di Kota Jogja tersebut.

“Saya sempat kaget dan harus mengarahkan mobil ke kiri karena tiba-tiba ada skuter listrik yang melaju dari arah selatan,” kata Imam, warga Banguntapan, Bantul, yang mengemudi pada malam Minggu di Malioboro.

Skuter-skuter yang melaju melawan arus itu banyak terlihat di utara Teras Malioboro 1 atau utara Pasar Bringharjo, di depan Malioboro Mall, dan di depan Teras Malioboro 2 di ujung utara Jalan Malioboro. Sejauh ini, Malioboro belum bebas kendaraan bermotor baik pada jam-jam sibuk atau pada jam ramai wisatawan seperti di akhir pekan sehingga keberadaan otoped yang melaju melawan arus cukup membahakan.

Sebelumnya, Wali Kota Jogja, Haryadi Suyuti, meminta kepada pengelola dan Dinas Perhubungan Jogja untuk membatasi operasional skuter listrik di kawasan Malioboro. Haryadi juga memberi peringatan keras ke pengelola persewaan skuter untuk ikut mengawasi pengguna otoped listrik tersebut.

Operasional skuter diminta hanya sebanyak 200 unit dengan tujuan untuk mengatur dan mencegah maraknya pengguna di kawasan tersebut. 

Haryadi mengakui bahwa pengguna skuter yang berkeliaran di sejumlah tempat wisata di Kota Jogja cukup banyak yang belum terawasi. Mereka kerap melaju di area pedestrian atau lorong kawasan Malioboro saat malam hari. Oleh karenanya, ia juga meminta kepada pengelola untuk ikut serta mengawasi para pengguna skuter.  

BACA JUGA: Sudah Dicat Putih, Begini Gambaran Bangunan Asli Malioboro pada Zaman Dahulu

“Kami imbau ke pengelola agar bisa bertanggung jawab. Boleh dipakai dengan pemakaian tertentu, apalagi saat malam mereka melaju di lorong Malioboro, kebut-kebutan. Kalau seperti itu, pengelolanya yang akan kami tindak. Tolong, pengelola jangan hanya nongkrong, terima duit, dan skuter digunakan untuk apa tidak tahu,” ucap Wali Kota.

Sementara Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja, Agus Arif Nugroho menyebut, perlu kajian dan pembahasan lebih lanjut soal peruntukkan skuter yang ada di sejumlah kawasan wisata, termasuk Malioboro. Selama ini pihaknya hanya mengacu pada lajur yang diperbolehkan bagi pengguna skuter sesuai dengan Permenhub 45/2020 tentang Kendaraan Tertentu dengan Menggunakan Penggerak Motor Listrik. 

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Jasad Pasutri asal Karanganyar Ditemukan Mengapung di Sungai Bengawan

News
| Senin, 30 Januari 2023, 00:27 WIB

Advertisement

alt

Tanggal Tua tapi Pengin Piknik? Bisa kok

Wisata
| Minggu, 29 Januari 2023, 07:47 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement