Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Sejumlah warga melihat truk kontainer yang terjebak di jalan sempit di Dusun Mrincingan, Margomulyo, Seyegan, Sleman, Selasa (8/3/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebuah truk kontainer terjebak di jalan sempit perkampungan di Dusun Mrincingan, Desa Margomulyo, Kecamatan Seyegan, Sleman, gara-gara mengikuti peta di Google Maps, Selasa (8/3/2022) siang. Hingga malam hari, truk belum bisa keluar dari jalan.
BACA JUGA: Ganti Rugi Tol Cair! Siap-Siap Ada Miliader Baru di Temanggal 1 Kalasan
Kapolsek Seyegan, AKP Darmana, mengatakan truk kontainer bernomor polisi Z 9007 KS ini dikemudikan oleh Agus Riyanto, 38, warga Semarang, Jawa Tengah, beserta satu keneknya. “Kesasar tadi siang, sekitar 13.30 WIB, sampai sekarang masih,” ujarnya.
Berdasarkan keterangan pengemudi, truk kontainer tersebut berangkat dari Semarang hendak menuju Gamping, bermuatan kosong. Ada dua truk kontainer yang mendapat pesanan ke Gamping, satu sudah sampai di tujuan, sementara satu truk malah terjebak gara-gara Google Maps.
Di jalan Magelang, Kecamatan Tempel, truk yang dikemudikan Agus Riyanto ini mengambil jalur ke barat. Lantaran hanya mengikuti instruksi Google Maps, truk ini justru masuk ke jalan kecil perkampungan hingga sampai di Dusun Mrincingan. “Padahal jalan kecil kok tetap dilewati,” kata Kapolsek Seyegan.
BACA JUGA: Heroik! Ojol Selamatkan Gadis Diduga Depresi dari Insiden Kecelakaan di Jogja
Truk yang terjebak di tengah kampung dengan jalan sempit gara-gara Google Maps ini langsung menjadi tontonan warga. Untuk keluar dari jalan kecil di Seyegan, Sleman, tersebut, truk kontainer harus mundur cukup jauh. Lantaran jalan yang sulit dan khawatir mengganggu warga setempat, truk belum bisa dikeluarkan.
Kapolsek Seyegan mengatakan truk masih dalam kondisi terparkir di lokasi yang sama hingga malam hari. Kemungkinan truk baru bisa keluar keesokan harinya. “Harus mundur, mundur pun pelan-pelan. Ngepres jalannya,” ungkapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Bali United vs Bhayangkara FC sore ini. Simak prediksi skor, susunan pemain, dan peluang kemenangan di laga kandang terakhir musim ini.
Wali Kota Solo Respati Ardi tanggapi kritik lomba seragam jukir. Seragam baru akan dilengkapi QRIS untuk dorong parkir cashless.
Satpol PP Gunungkidul menertibkan pemasangan tikar-tikar di bibir Pantai Sepanjang di Kalurahan Kemadang, Tanjungsari untuk memberikan rasa nyaman ke pengunjung
Festival balon udara di Solo diserbu ribuan warga. Sebanyak 18 balon diterbangkan, namun durasi dipersingkat akibat angin kencang.
302 personel gabungan amankan laga PSIM vs Madura United di Bantul. Polisi siapkan pengamanan ketat dan rekayasa lalu lintas.