Ribuan Warga Padati Denggung, Sholawatan Meriahkan HUT ke-110 Sleman
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
Kera di Objek Wisata Tlogo Putri Kaliurang/Harian Jogja-Bernadheta Dian Saraswati
Harianjogja.com, SLEMAN—Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Sleman tidak lantas menutup operasional objek wisata di Bumi Sembada. Dinas Pariwisata (Dispar) hanya memberlakukan pengurangan kapasitas kunjungan wisatawan sebanyak 25%. Kebijakan penghapusan persyaratan tes PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan diharapkan mampu mendongkrak kunjungan wisatawan.
Kepala Dispar Sleman, Suparmono mengatakan penerapan PPKM Level 4 mulai 8 hingga 14 Maret tidak menutup operasional sektor pariwisata. Objek wisata tetap boleh beroperasi namun dengan kapasitas maksimal 25%. "Aturannya sama seperti saat PPKM Level 3. Jadi [PPKM Level 4] tidak terlalu berdampak," katanya saat ditemui, Rabu (9/3/2022).
Meski demikian, ia berharap agar pelaku wisata maupun wisatawan lebih mengetatkan kembali penerapan protokol kesehatan (prokes) agar terhindar dari paparan Covid-19, sehingga operasional sektor pariwisata tetap berjalan meskipun Sleman termasuk wilayah yang menerapkan PPKM Level 4.
"Saat ini kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi wisata belum mencapai 25 persen dari total kapasitas yang diatur. Kalau saat long weekend ada peningkatan kunjungan," ujarnya.
Kondisi tersebut berbeda saat awal lonjakan kasus. Dia menilai akibat Covid-19 varian Omicron terjadi, kunjungan wisatawan sempat turun kemudian berangsur naik saat long weekend. "Destinasi wisata outdoor yang bernuansa alam terbuka masih banyak dikunjungi wisatawan, misalnya di Kaliurang dan Kaliadem angka kunjungan naik sampai 50 persen dibanding sebelumnya," katanya.
Ia berharap kebijakan pemerintah yang menghapus persyaratan tes PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan bisa mendongkrak kunjungan wisatawan. Dia berharap semua pelaku wisata tetap mematuhi aturan PPKM Level 4 khususnya prokes. "Jadi ini butuh kesadaran semua pihak, baik pelaku mapun pengunjung wisata," katanya.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Sleman, Shavitri Nurmala Dewi mengatakan selama PPKM Level 4 proses pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) sesuai keputusan pemerintah. "Aturan PPKM Level 4 banyak kelonggaran hampir sama dengan PPKM Level 3," katanya.
Meski demikian, dia berharap masyarakat tetap disiplin menerapkan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas, menghindari kerumunan). Warga yang belum divaksinasi Covid-19 juga diminta untuk segera melakukan vaksinasi baik vaksinasi dosis pertama, kedua maupun ketiga.
"Untuk kasus harian saat ini mengalami penurunan drastis dibandingkan sehari sebelumnya. Hari ini [kemarin] terdapat tambahan kasus baru 483 kasus padahal sehari sebelumnya mencapai 824 kasus," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Ribuan warga hadir dalam pengajian dan sholawatan HUT ke-110 Sleman. Bupati tekankan pembangunan spiritual dan kebersamaan.
3 pelaku pembacokan pelajar di SMAN 3 Jogja ditangkap di Cilacap. Polisi masih memburu 3 pelaku lain terkait konflik geng.
Dua kakak beradik tewas dalam kecelakaan melibatkan dua truk di Ngawi. Polisi masih selidiki identitas kendaraan.
Polres Bantul perketat patroli malam untuk tekan klitih dan kejahatan jalanan. Orang tua diminta awasi anak sebelum jam 22.00 WIB.
Imigrasi Tangerang tangkap 19 WNA pelaku love scamming di apartemen Teluknaga, diduga sindikat internasional dari Kamboja.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun dalam kasus Chromebook. Kuasa hukum optimistis bebas, pleidoi dijadwalkan awal Juni.