Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Luncuran material erupsi awan panas guguran berujung di sungai Gendol, sisi tenggara bunker Kaliadem, Cangkringan, Sleman./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, SLEMAN--Meski Gunung Merapi baru saja memuntahkan awan panas sejauh 5 km ke arah tenggara pada Rabu (9/3/2022) tengah malam, Dinas Pariwisata Sleman tak menutup semua objek wisata di lereng Gunung Merapi, melainkan hanya yang berada di jarak 5 km dari puncak.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Suparmono, menjelaskan penutupan objek wisata berdasarkan jaraknya dengan puncak. Hal ini telah ia sampaikan kepada para pengelola objek wisata melalui Surat Edaran No. 360/248 perihal Peningkatan Gunung Merapi pada Kamis (10/3/2022).
Dalam surat edaran ini, disebutkan ancaman bahaya berupa guguran lava dan awan panas sejauh 5 km dari puncak. Sejumlah objek wisata dalam radius ini meliputi Bukit Klangon, Bunker Kaliadem, Petilasan Mbah Marijan, Wisata Religi Turgo, jalur trekking Merapi radius 5 Km dari puncak serta jalur Sunrise Kaliadem Jeep Wisata.
“Ditutup sementara sampai dengan penurunan aktivitas Merapi. Pemerintah Kalurahan setempat agar menutup akses masuk menuju lokasi tersebut. Gerbang retribusi di Kepuharjo dan Umbulharjo tetap beroperasi untuk melayani kunjungan wisatawan di area wisata dengan jarak lebih dari 5 Km dari puncak,” katanya.
BACA JUGA: Update Covid-19 DIY: Kasus Positif Bertambah 849, Terbanyak dari Sleman
Destinasi wisata di luar yang disebutkan secara spesifik di atas masih bisa beroperasi lantaran berada di luar radius bahaya. Ia mencontohkan seperti Kopi Merapi, kawasan wisata Kaliurang, Museum Terbuka Bakalan, masih aman untuk dikunjungi.
“Kegiatan jeep wisata masih diizinkan beroperasional dengan rute jarak aman dengan Merapi 5 Km dari puncak. Sementara membatasi aktivitas di sungai yang berhulu di Merapi,” katanya.
Ketua Asosiasi Jeep Wisata Lereng Merapi, Dardiri, mengatakan jalur jeep wisata untuk di Bunker Kaliadem dan Klangon ditutup. “Jadi kita Cuma yang di bawah, Jadi yang di bawah aja, sama hati-hati. Cukup banyak yang dipotong jalurnya,” katanya.
Penutupan jalur ini kata dia, hanya sementara saja dengan terus melihat perkembangan aktivitas Merapi. Untuk wisatawan menurutnya masih ada meski tak sebanyak beberapa waktu sebelumnya. “Kami ambil rutenya yang jauh dari puncak, ambil zona amannya saja,” ungkapnya.
Sejak awal tahun ini, jeep wisata di lereng Merapi telah mengoperasikan sekitar 700 armada. Jumlah wisatawan menurutnya masih cukup banyak pada awal Maret ini, khususnya pada saat libur panjang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Prakiraan cuaca Jogja Minggu 4 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 33°C, sementara Kulon Progo cerah.
Luis de la Fuente memuji Lamine Yamal sebagai calon legenda sepak bola setelah Spanyol menang 3-1 atas Republik Ceko.
Indonesia menyampaikan sikap soal excess capacity, kerja paksa, dan MFN dalam Pertemuan Menteri Perdagangan G20 di Amerika Serikat.
Sebanyak 580 atlet dari Jawa Tengah dan DIY mengikuti kejuaraan pencak silat di Temanggung untuk pembinaan dan penjaringan bibit unggul.
DPRD Kota Jogja mendorong optimalisasi lahan perkotaan, pekarangan, dan aset pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan lokal.