Spanyol Comeback, Taklukkan Inggris 3-2 di Wembley
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley dalam laga pembuka UEFA Nations League.
Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X saat menerima delegasi G20. /Ist-Humas Pemda DIY.
Harianjogja.com, JOGJA--Delegasi G20 First Meeting of G20 Education Working Group (EdWG) 2022 mendapatkan jamuan makan malam ala bangsawan di Bale Kambang, Kompleks Inti Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat. Menariknya para pejabat dari berbagai negara ini disuguhi menu kesukaan Sri Sultan Hamengkubuwono VII hingga Sri Sultan HB IX.
Pilihan menu dalam Ladosan Dhahar Kembul Bujana dimulai dari makanan pembuka (appetizer) hingga makanan penutup (dessert). Menu yang disajikan adalah menu yang menjadi menu favorit Sri Sultan Hamengkubuwono VII hingga Sri Sultan HB IX. Menu tersebut terdiri atas 11 yang dihidangkan antara lain, Bir Jawa, Roti Jok Semur Ayam, Ledre Pisang, Salad Mentimun, Nasi Pandan Wangi, Dendeng Age, Sapitan Lidah, Zwaart Zuur atau Bebek Asam Hitam, Lombok Kethok Sandung Lamur, Setup Pakis Taji dan Rondo Topo dengan Saus Karamel.
Ketua Kelompok Kerja Pendidikan G20 (Chair of G20 Education Working Group), Iwan Syahril mengatakan, melalui tradisi Ladosan Dhahar Kembul Bujana ini para delegasi G20 mendapatkan pengalaman menarik selama di Jogja. “Ini sekaligus memperkenalkan budaya dan tradisi berusia ratusan tahun yang diwujudkan dalam bentuk keramahtamahan, tarian, dan masakan,” katanya dalam rilisnya, Jumat (18/3/2022).
Baca juga: Jogja Bakal Jadi Tuan Rumah Forum G20 untuk Sektor Ketenegakerjaan
Sekadar diketahui Ladosan Dhahar Kembul Bujana merupakan tradisi makan makan raja-raja Jawa di masa lampau, atau dikenal dengan jamuan makan bersama dengan pelayanan khusus. Melibatkan pelayan khusus yang sebagian besar adalah anggota kerajaan. Para pramusajinya mengenakan pakaian adat yang identik dengan abdi dalem kraton.
Pramusaji perempuan mengenakan kemben dan kain jarik, sedangkan laki-laki kemeja peranakan berbahan lurik, kain jarik, dan blangkon. Makanan dibawa pun dalam wadah kayu yang dipikul di pundak, atau dikenal sebagai jodhang. Kemudian jodhang ini dibawa seorang punggawa yang berjalan di depan sambil memegang songsong atau payung kuning kerajaan.
Prosesi Ladosan Dhahar Kembul Bujana untuk para delegasi EdWG G20 diawali dengan parade oleh tujuh petugas perempuan dan laki-laki yang berjalan kaki dari dapur utama menuju Gadri atau Bale Kambang. Pembawa Jodhang dipimpin oleh seorang Bekel atau Cucuk Lampah, kemudian disusul pembawa tembang di sebelah kiri, bersama empat petugas pembawa Jodhang, terakhir pramusaji perempuan menyajikan hidangan di meja tamu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Spanyol bangkit dari ketertinggalan dan mengalahkan Inggris 3-2 di Wembley dalam laga pembuka UEFA Nations League.
Polisi membekuk Gembel, spesialis pencuri pompa sumur bor yang terungkap beraksi di 19 TKP di Gunungkidul dan Bantul.
Bupati Magelang Grengseng Pamuji meminta ASN meninggalkan kebiasaan lama dan memperkuat target pembangunan, termasuk kemiskinan dan pengangguran.
Dinkes Kota Jogja mencatat 41 kasus baru HIV hingga triwulan II 2026, turun dibandingkan 118 kasus pada 2024 dan 98 kasus pada 2025.
Pemkab Sleman dan Klaten menyepakati pembagian PBJT Candi Prambanan untuk mengoptimalkan PAD dan pengembangan kawasan wisata.
Lomba menyanyi Manunggal Fair Kulonprogo batal mendadak. Peserta kecewa karena sudah datang dan menyiapkan penampilan.