Ratusan Sekolah di Gunungkidul Disetujui Direvitalisasi
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Ilustrasi tikus penyebab leptospirosis,/JIBI
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Dinas Kesehatan Gunungkidul mencatat enam kasus leptospirosis pada tiga bulan pertama 2022. Dua orang meninggal dunia karena terpapar bakteri leptospirosa.
BACA JUGA: Depan Balai Yasa Jogja Disebut Angker. Versi Warganet, Horornya Karena Ini..
Sekretaris Dinas Kesehatan Gunungkidul Abdul Azis mengatakan jawatannya terus melakukan sosialisasi tentang bahaya penyakit yang umumnya disebabkan kencing tikus.
Dia mengatakan kasus paling banyak terjadi di Januari dengan empat warga terjangkit. Pada Februari dan Maret masing-masing terdapat satu kasus.
“Kasus terakhir terjadi di wilayah Kapanewon Nglipar. Pasien terus diawasi karena sedang menjalani perawatan dan cuci darah,” katanya, Kamis (24/3/2022).
Azis mengatakan dua warga meninggal dunia karena leptospirosis. Dia pun meminta kepada masyarakat, khususnya yang bekerja di sektor pertanian, lebih waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sawah.
“Segera periksa apabila merasa demam, badan pegal-pegal di persendian. Apalgi memilik luka terbuka di bagian luar sehingga harus diperiksa untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan,” katanya.
Menurut dia, upaya pencegahan penyebaran penyakit leptospirosis dapat dilakukan dengan sejumlah cara. Pertama, menutup rapat tempat makan dan menjaga kebersihan lingkungan di sekitar tempat mencuci. Langkah kedua, selalu mewaspadai daerah yang banyak tikus. Salah satunya di area persawahan.
Pada saat beraktivitas (khususnya petani) diminta menggunakan alas kaki maupun sarung tangan. “Kalau kasusnya terus naik turun. Tapi, paling banyak di 2017 lalu ada 64 kasus dan 16 orang meninggal dunia karena leptospirosis,” katanya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Gunungkidul Rismiyadi mengatakan ancaman leptospriosis muncul di sektor pertanian. Hal ini tidak lepas dari keberadaan tikus-tikus di sawah dan ladang.
BACA JUGA: Tuntut Perubahan Tarif, Ribuan Ojol Konvoi di Jogja
Ia pun berharap kepada para petani selalu waspada dan berhati-hati.
“Berbagai upaya terus kami lakukan karena hama tikus juga bisa menganggu produktivitas pertanian di Gunungkidul,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Pendidikan Gunungkidul mencatat ada 131 sekolah yang mendapatkan bantuan perbaikan dari Pemerintah Pusat. Diharapkan dapat meingkatkan sarpras di sekolah.
Jadwal KRL Jogja-Solo Rabu 23 September 2026 lengkap dengan 15 perjalanan, waktu keberangkatan, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 23 September 2026 dari Palur menuju Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan di setiap stasiun.
Dana pendidikan gratis Rp93,7 triliun masih berupa hitungan awal. Mendiktisaintek akan membahasnya bersama Kemenkeu dan Danantara.
Harga iPhone 2027 berpotensi naik akibat biaya memori meningkat. Apple disebut sudah menyepakati harga RAM dan NAND Samsung untuk awal 2027.
Sleman Creative Weeks 2026 menghadirkan empat agenda seni dan budaya mulai 27 September hingga Oktober, termasuk festival film dan layang-layang.