Advertisement

Pasir Alun-Alun Utara Diganti Baru, Proyek Selesai 4 Bulan

Sunartono
Kamis, 14 April 2022 - 20:12 WIB
Budi Cahyana
Pasir Alun-Alun Utara Diganti Baru, Proyek Selesai 4 Bulan Revitalisasi Alun-Alun Utara Jogja. - Harian Jogja/Sunartono

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat mengungkap proyek penataan fasad di Alun-Alun Utara dilakukan dengan mengganti pasir dengan yang baru. Sebab, pasir Alun-Alun Utara saat ini sudah bercampur dengan sampah.

BACA JUGA: Fasad Alun-Alun Utara Dikembalikan Seperti Semula, Begini Penjelasan Kraton Jogja

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

Penanggung jawab penataan fasad Alun-Alun Utara dipegang langsung oleh Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat melalui Tepas Panitikisma selaku penanggung jawab aset-aset Kraton. Wakil Penghageng II Tepas Panitikisma Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat KRT Suryo Satriyanto menjelaskan pemuliaan Alun-alun Utara itu dilakukan dengan penggantian pasir.

“Tanah di Alun-alun Utara telah mulai digali secara bertahap sejak Minggu (3/4/2022) dan diperkirakan akan selesai dalam empat bulan ke depan, tepatnya pada bulan Juli 2022,” katanya dalam keterangan resmi yang diterbitkan Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (14/4/2022).

Suryo Satria menegaskan aktivitas itu dilakukan untuk memperbaiki kondisi tanah di Alun-alun Utara. Selama ini, terdapat banyak aktivitas yang menyebabkan kondisi alun-alun kurang ideal. Material asli berupa pasir telah bercampur dengan material lain seperti sampah.

“Material asli penyusun alun-alun yakni pasir, telah tercampur dengan banyak material lain karena kegiatan yang dilaksanakan di alun-alun Utara sering tidak sejalan dengan kelestarian alun-alun. Belum lagi soal sistem drainase kurang memadai,” ujarnya.

Sejak pengerjaan itu dilakukan, para pekerja banyak menemukan tumpukan benda-benda yang tidak seharusnya berada di alun-alun. Mulai dari timbunan sampah, spanduk, hingga pondasi beton untuk kegiatan temporer yang pernah digelar di alun-alun. “Sehingga diperlukan pengerjaan untuk mengembalikan tanah Alun-alun Utara ke material aslinya yakni pasir, sangat penting untuk menjaga kemuliaan serta kelestarian Alun-alun sebagaimana mestinya,” katanya. 

Sebelumnya, Pengageng Kawedanan Hageng Panitropuro Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat GKR Condrokirono membenarkan adanya pengerjaan fisik di Alun-Alun. Menurutnya hal itu untuk membersihkan sejumlah sampah yang mengendap selama puluhan tahun.

“Alun-Alun dibersihkan, banyak sampah yang puluhan tahun mengendap di situ,” kata GKR Condrokirono saat dimintai konfirmasi melalui pesan singkat ponselnya, Rabu (13/4/2022).

Ia mengakui bahwa pengerjaan Alun-Alun Utara Jogja dilakukan penggantian pasir baru, karena kondisi saat ini pasirnya sudah kotor. Sehingga dengan revitalisasi tersebut diharapkan dapat mengembalikan fasad Alun-Alun Utara Jogja seperti dulu lagi. “Kan kemarin itu [pasirnya] sudah kotor, jadi diganti [pasir baru]. dikembalikan seperti dulu lagi,” ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Pemilu 2024: PKS Rayu Golkar Gabung Koalisi Pendukung Anies

News
| Rabu, 08 Februari 2023, 10:47 WIB

Advertisement

alt

Meski Ada Gempa, Minat Masyarakat ke Turki Tak Surut

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 22:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement