900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Suasana pemeriksaan kendaraan di pos penyekatan Prambanan, Jumat (14/5/2021). - Harian Jogja/Yosef Leon
Harianjogja.com, SLEMAN--Pemkab Sleman tidak akan melakukan pengetatan pemeriksaan bagi pemudik yang datang ke Sleman. Hanya saja, sektor kesehatan tetap disiapkan untuk mengantisipasi jika ada kasus baru Covid-19.
Sekda Sleman, Harda Kiswaya mengatakan terkait dengan pemudik yang masuk ke Sleman, Pemkab merujuk pada aturan pelonggaran yang diterapkan oleh Pemerintah Pusat. Tidak ada aturan khusus yang diterapkan.
"Kami ikuti arahan Pemerintah Pusat di mana pemudik bisa masuk setelah divaksin, dosis satu, dosis kedua ataupun booster, boleh. Enggak usah nambah-nambahi aturan," katanya, Senin (25/4/2022).
BACA JUGA: HUT ke 106, Pemkab Sleman Gelar Baksos Serentak di 17 Kapanewon
Pemkab, katanya, tetap menyiapkan fasilitas kesehatan untuk mengantisipasi Covid-19. Oleh karenanya, faskes tetap dibuka dan tenaga kesehatan diatur untuk masuk.
"Puskesmas, rumah sakit, selter tetap buka. Koordinasi dengan kalurahan terkait dengan masalah protokol kesehatan sudah. Posko mudik dibuka hanya untuk melancarkan arus kendaraan pemudik tidak ada pengetatan," katanya.
Harda mengatakan, Pemkab sudah mendikusikan masalah tersebut lintas instansi agar kegiatan selama masa libur lebaran bisa terpadu dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Ini dilakukan agar kenyamanan pemudik dan wisatawan juga terjamin. "Selain itu, perekonomian juga akan berjalan. Masalah kesehatan, kami siapkan semuanya," kata Harda.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menjelaskan, warga Sleman yang sudah melakukan vaksinasi booster atau dosis ketiga sudah mencapai 32%. Begitu juga dengan warga yang akan mudik ke Sleman setidaknya sudah divaksin.
"Kalau pengecekan vaksinasi pemudik, belum. Kalau masyarakat mau vaksin di perbatasan kami siapkan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.