Kunjungan Wisatawan Membludak, Dispar Jogja Cek Acak Prokes

Petugas Satpol PP saat mengecek kelengkapan dokumen rapid tes atau tes swab serta kelengkapan protokol kesehatan pada penumpang bus pariwisata di Pasar Seni dan Wisata Gabusan (PSWG), Sewon, Bantul, (22/12/2020). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
06 Mei 2022 17:27 WIB Sirojul Khafid Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA–Pada libur Idulfitri 2022 tahun ini, jumlah wisatawan yang datang ke DIY, termasuk ke Jogja, diprediksi mencapai 3,9 juta orang. Untuk mengantisipasi potensi penularan Covid-19, Dinas Pariwisata Kota Jogja mengecek penerapan protokol kesehatan (prokes) di berbagai penyedia jasa pariwisata.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Jogja, Wahyu Hendratmoko, mengatakan, pengecekan secara acak ini berlangsung sampai akhir pekan ini. Semua jenis penyedia jasa pariwisata dan sub sektor ekonomi kreatif menjadi targetnya.

"Seluruh usaha jasa pariwisata dan sub sektor ekonomi kreatif tetap harus bisa menjalankan prokes secara ketat dan disiplin," kata Wahyu, Jumat (6/5/2022).

Salah satu bentuk pengawasan berupa pembatasan pengunjung agar tidak menimbulkan kerumunan. Adapun strategi yang dapat dilakukan pengelola tempat wisata seperti menutup sementara loket penjualan tiket, apabila wisatawan sudah cukup padat dan berpotensi terjadi kerumunan. Loket penjualan tiket bisa dibuka kembali apabila kepadatan wisatawan sudah terurai.

Baca juga: Konsumsi BBM Meningkat Cukup Signifikan saat Arus Balik

Libur Idulfitri ini momentum pemulihan pariwisata di Kota Jogja yang sempat mengalami penurunan saat pandemi Covid-19. Meski begitu, prokes tetap menjadi yang utama. "Kami harus memastikan supaya wisatawan bisa berwisata dengan aman, nyaman, dan sehat. Harapannya, layanan selama libur Idulfitri ini menjadi propaganda atau promosi wisata yang baik bagi Kota Jogja," katanya.

Dalam pantauan di beberapa tempat, salah satunya Malioboro, mayoritas pengunjung sudah menerapkan prokes dengan memakai masker. Meski masih ada beberapa orang yang membuka masker, atau menurunkannya di dagu.