Sustainability Report 2025 Telkom Komitmen ESG, Transformasi Digital
Telkom menerbitkan Sustainability Report 2025 yang menegaskan komitmen ESG, transformasi digital, pengembangan talenta, dan bisnis berkelanjutan.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi (tengah) memotong pita membuka #UMK-Jogja Gumregah, Rabu (11/5/2022)./Harian Jogja-Herlambang Jati Kusumo
Harianjogja.com, JOGJA—Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja menggelar pameran produk-produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Malioboro Mall mulai Rabu-Senin (11-16/5/2022). Pameran produk unggulan kota Jogja tersebut bertajuk #UMK-Jogja Gumregah menjadi wujud dukungan kepada UMKM di Kota Jogja di tengah pandemi Covid-19.
Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi mengatakan pada 2022 ini Jogja memiliki tagline Sulih, Pulih, Luwih. Tahun ini diharapkan dapat mengganti lebih baik, selama pandemi.
“Sehingga bisa menyulih momentum lebih baik lagi, pulih agar apa yang menjadi permasalahan menghadapi pandemi, keterbatasan aktivitas, mulai pulih. Luwih, berharap kedepan bisa mendapat yang lebih lagi,” ucap Heroe, saat membuka pameran, Rabu (11/5/2022).
BACA JUGA: Harga Rumah Subsidi Naik 7%, Pengamat: Kenaikan Ini Tak Ideal
Meski aktivitas masyarakat berjalan dan sejumlah event juga akan digelar Pemkot Jogja, Heroe mengingatkan untuk tidak meremehkan kondisi pandemi Covid-19. “Jadi bagian kita semua pemulihan ekonomi. Tidak boleh lengah menyepelekan kasus. Semua harus bisa beradaptasi, baik usaha kecil, menengah, ataupun besar,” ucap Heroe.
Dikatakannya dengan bisa beradaptasi usaha masyarakat dapat tetap eksis dan berkembang. Adaptasi dengan perkembangan digital, maupun penyelenggaraan pameran seperti yang digelar Dinas Perdagangan Kota Jogja, dengan protokol kesehatan yang ketat. “Kami berharap dengan penyelenggaraan pameran ini, memperoleh spirit bersama-sama untuk bangkit kembali,” ucapnya.
Kepala Disdag Kota Jogja, Yunianto Dwi Sutono menjelaskan kegiatan ini sebagai upaya memberikan fasilitasi pelaku UMKM memasarkan produknya secara langsung dengan prokes yang ketat.
“Ini tindak lanjut gelaran UMKM yang diselenggarakan pada Oktober lalu. Sebelumnya peserta 80 UMKM, di Malioboro Mall dan Galeria Mall,” ucapnya.
Pameran kali ini, kata dia, diikuti 40 peserta, 35 di antaranya dari Jogja yang terdampak pandemi. Lima sisanya UMKM dari Surakarta, hasil sinergi dengan Pemerintah Surakarta. Mengusung tema #UMK-Jogja Gumregah menjadi kesadaran yang utuh dan menyeluruh, mengobarkan semangat membangkitkan, mewujudkan tujuan bangkit dari keterpurukan, dalam rangka pertumbuhan ekonomi.
“Harapan kami ekonomi dapat kembali pulih. Pelaku UMKM semakin berkembang, melakukan diversifikasi usaha. Terus terjalin juga sinergi dengan Pemerintah Surakarta, untuk promosi UMKM,” ucap Yunianto.
Salah satu peserta pameran, Wasti yang menjual berbagai produk fesyen kain jumputan dan sibori ecoprint menyambut baik penyelenggaraan pameran ini. “Sangat membantu UMKM, karena kondisi saat ini belum semua bangkit. Semoga terus berkelanjutan, syukur bisa pameran keluar Jogja,” ucap pemilik Wasti Collection tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Telkom menerbitkan Sustainability Report 2025 yang menegaskan komitmen ESG, transformasi digital, pengembangan talenta, dan bisnis berkelanjutan.
AKI Indonesia masih 144 per 100.000 kelahiran hidup. Pakar UGM mendorong pemeriksaan prakonsepsi dan perbaikan sistem rujukan untuk menekan kematian ibu.
Kredit perbankan tumbuh 11,51 persen hingga Mei 2026. Bank Indonesia optimistis pertumbuhan kredit tetap terjaga didukung likuiditas dan permodalan yang kuat.
Proyek kereta gantung Sleman senilai Rp200 miliar masih menunggu persetujuan status lahan sebelum izin pemanfaatan tanah kas desa diproses.
Siswi SMAN 6 Jakarta meninggal dunia usai terjatuh dari motor di Kebayoran Baru. Kabel yang menjorok ke jalan diduga menjadi penyebab kecelakaan.
Parkir bus Senopati tak lagi difungsikan. DPRD Kota Jogja menyoroti akses wisatawan ke Malioboro dan Taman Pintar saat musim libur sekolah.