Advertisement

Sleman Genap Berusia ke-106 Tahun, Pemkab: Saatnya Berikan Layanan Terbaik bagi Publik

Arief Junianto
Minggu, 15 Mei 2022 - 21:07 WIB
Arief Junianto
Sleman Genap Berusia ke-106 Tahun, Pemkab: Saatnya Berikan Layanan Terbaik bagi Publik Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo dan Sekda Sleman, Harda Kiswaya, melepas burung dalam puncak peringatan hari jadi ke 106 Kabupaten Sleman, di Lapangan Pemda Sleman, Minggu (15/5/2022). - Istimewa

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN--Kabupaten Sleman genap berusia 106 tahun, Minggu (15/5/2022). Puncak peringatan hari jadi itu ditandai dengan Bedol Projo dari Pendopo Ambarukmo ke Pendopo Parasamya dan Lapangan Pemda Sleman.

Dengan segudang capaian yang telah diraih pada 2021, Pemkab Sleman bertekad untuk terus memperbaiki layanan kepada masyarakat.

Bedhol Projo ini menandai perpindahan pusat pemerintahan Sleman yang pada saat itu di jabat KRT Murdodiningrat (1959-1974) dari Ambarukmo ke Beran yang menjadi pusat pemerintahan Sleman sampai saat ini. Perpindahan itu berlangsung pada 4 Juli 1964.

BACA JUGA: Sleman Sukses Raih UHC, 95% Warga Ikuti Program JKN-KIS

Dalam upacara ini, Kendogo Punjering pemerintahan Sleman diserahkan dari Wawan Widianto selaku Panewu Depok kepada Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Sleman, Aji Wulantoro selaku Ketua Umum Peringatan Hari Jadi ke-106 Kabupaten Sleman.

Aji Wulantoro menuturkan Kendogo ini dibawa ke Pusat Pemkab Sleman, Beran, untuk bergabung ikut dalam Puncak Acara di Lapangan Pemda Sleman. “Di masa pandemi pelaksanaan Bedol Projo dilakukan secara sederhana, meski tidak mengurangi makna dari prosesi acara yang dilaksanakan secara khidmat,” ujarnya.

Prosesi kedua yakni pengambilan Tumbak Kyai Turun sih yang merupakan pusaka lambang Kabupaten Sleman pemberian dari Raja Keraton Ngayogyokarto Hadiningrat Sri Sultan HB X pada 15 Mei 1999, tepat saat peringatan hari jadi ke-83 Kabupaten Sleman.

BACA JUGA: Sleman Gelar Malam Tirakatan sebagai Intropeksi Masa Lampau, Kini dan Masa Mendatang

Tumbak Kyai Turun Sih ini menjadi simbol rejeki dan kemakmuran bagi masyarakat, yang dikenal sebagai penyangga utama pangan DIY, terutama disebut sebagai gudang beras. “Prosesi Pengambilan pusaka, lambang daerah dan Dwaja dilaksanakan di pendopo Parasamya Sleman yang merupakan pusat perkantoran Bupati dan jajarannya menjalankan roda pemerintahan,” katanya.

Pusaka Tumbak Kyai Turun Sih disertai Lambang Daerah Sleman, Dwaja setelah diserahkan kepada ketua Panitia kemudian dikirab oleh bregada pasukan diiringi abdi dalem dan bregada lainnya menuju lapangan Pemkab Sleman tempat berlangsungnya upacara puncak Hari Jadi ke-106 Kabupaten Sleman.

Advertisement

Upacara Puncak Peringatan Hari Jadi ke-106 Kabupaten Sleman berlangsung dengan pengageng upacara atau inspektur upacara Bupati Sleman, Kustini Sri Purnomo. Di hadapan peserta upacara yang terdiri dari berbagai instansi, ia menyampaikan Sabda Tama dalam bahasa Jawa.

Bab ingkang tansah munjuk panuwun ing Gusti ingkang Maha Agung, bilih Kabupaten Sleman sampun kasil mandhapaken pageblug covid 19. Kridha menika mujudaken kupiya kula panjenengan sedaya, kanthi sumanggem nindakaken Protokol kesehatan wonten ing gesang padintenan,” ujarnya.

Ia mengajak para aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Sleman dan seluruh masyarakat di Kabupaten Sleman untuk bersama membangun Sleman menjadi lebih baik. Pembangunan ini perlu dilakukan dengan mengedepankan nilai-nilai budaya dan kearifan lokal.

Advertisement

Guyub rukun, golong gilig, sawiji, greget, sengguh ora mingkuh sinartan patraping tumindak prasaja welas asih, sembada lan tembayatan menika dados lelandhesanipun greget Sesarengan Mbangun Sleman. Ngemuti bilih kridha amemangun Sleman menika dipun tindakaken lan kapisungsungaken kangge sedaya masyarakat Sleman,” kata dia.

BACA JUGA: Umat Hindu Doakan Sleman Terus Mendapatkan Kerahayuan

Ditemui seusai upacara, Sekda Kabupaten Sleman, Harda Kiswaya, menuturkan usia 106 tahun menunjukkan Kabupaten Sleman sudah di usia yang amat matang. Dengan kematangan usia tersebut, sudah semestinya ASN Pemkab Sleman bisa memberi pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Saya berharap seluruh aparat Pemkab Sleman bisa memahami ini. Kita sudah saatnya bisa memberikan pelayanan yang terbaik untuk masyarakat. Apapun layananya harus yang terbaik. Karena usia menunjukkan kita sudah matang. Sehingga tidak ada lagi alasan untuk tidak melayani dengan baik,” ungkapnya.

Advertisement

Pemkab Sleman akan memperbaiki koordinasi antara Pemkab Sleman, kalurahan dan Pemda DIY untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Dengan koordinasi yang kuat, permasalahan yang timbul maupun keluhan masyarakat bisa segera tertangani.

Setelah melewati masa pandemi Covid-19 yang membuat terpuruk semua sektor, Pemkab Sleman akan kembali perbaikan ekonomi. “Kami akan menata APBD untuk infrastruktur, kesehatan, pendidikan, agar betul-betul terarah dan sesuai kebutuhan masyarakat saat ini,” katanya.

Beberapa prestasi yang diraih Pemkab Sleman sepanjang 2021 di antaranya Penghargaan Penyelenggara Pelayanan Publik kategori “Pelayanan Prima” dengan nilai A Tahun 2020 kepada DPMPPT Kabupaten Sleman, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, pada 9 Maret 2021.

Advertisement

Kemudian Penghargaan Karya Bhakti Peduli Satpol PP 2021 Kementerian Dalam Negeri, pada 31 Maret 2021. Lalu Penghargaan Terbaik II Reka Cipta Bhakti Nugraha sebagai Kabupaten/Kota Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Tahun 2021 oleh Gubernur DIY pada 12 April 2021.

Meski masih banyak yang perlu ditingkatkan, ia bersyukur atas capaian Pemkab Sleman selama ini. Banyaknya prestasi yang diraih menunjukkan kinerja yang bagus oleh para ASN Pemkab Sleman. “Namun tidak cukup sampai di situ karena masih ada yang harus kami tingkatkan yakni layanan kepada masyarakat,” kata dia. 

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Total 11 Wajib Pajak Crazy Rich Ikut Program Pengungkapan Sukarela

News
| Jum'at, 01 Juli 2022, 23:57 WIB

Advertisement

alt

Dieng Culture Festival 2022 Digelar September 2022

Wisata
| Jum'at, 01 Juli 2022, 14:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement