MBG SMKN 2 Jogja Dihentikan Usai 413 Warga Sekolah Diduga Keracunan
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kegiatan jual beli bahan pangan di Pasar Wates, Jumat (27/05/2022). Anisatul Umah/Harian Jogja.
Harianjogja.com, KULONPROGO - Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo, Aris Nugroho mengatakan Kulonprogo menargetkan pada 2024 angka stunting bisa ditekan sampai di bawah satu digit.
Dia menjelaskan angka stunting di Kulonprogo terus menurun dari tahun ke tahun. Pada 2018 sebesar 14,31%, lalu 2019 menurun jadi 12,58%, pada 2020 kembali turun menjadi 11,80%, dan terakhir pada 2021 sebesar 10,35%.
"Dan tentunya kita akan upaya penuh. Kami di 2024 kalau di skala nasional target 14%, kami sudah harus di bawah satu digit," ujarnya dalam webinar 'Kegiatan Padi Biofortifikasi dalam Rangka Percepatan Penurunan Relevansi Stunting', Selasa (31/5/2022).
Menurutnya di Kulonprogo ada sepuluh lokus desa penanganan stunting. Di antaranya Janten, Sindutan, Kebonrejo, Palihan, Kalirejo, Gerbosari, Sidoharjo, Ngangosari, Banjarsari, dan Kebonharjo.
Penanganan stunting ini sudah diatur dalam Peraturan Bupati No 6 Tahun 2020. Di dalam aturan ini penanganan stunting dilakukan secara komprehensif oleh semua stakeholder. Mulai dari tim di kabupaten, kapanewon, hingga tingkat desa.
Baca juga: Aksi Bersama Turunkan Angka Stunting Membuahkan Hasil
"Jadi di Kulonprogo alhamdulillah dengan upaya berbagai stakeholder, ini angka stunting terus menurun," ujarnya.
Aris menjelaskan di dalam Peraturan Bupati tersebut, Dinas Pertanian dan Pangan Kulonprogo juga memiliki peran di dalam penanganan stunting. Salah satunya dengan menyiapkan beras Biofortifikasi Ir Nutrizinc.
Kekurangan zinc (Zn) dalam tubuh selain berdampak pada penurunan daya tahan tubuh, produktivitas, dan kualitas hidup manusia. Kekurangan gizi Zn juga menjadi salah satu faktor kekerdilan atau stunting.
"Varietas ini, bahwa inpari mengandung zinc lebih tinggi sebesar 34,51 ppm, sementara varietas lain seperti ciherang hanya 24,06 ppm," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi mengatakan Kementan memberikan dukungan penuh pada penanganan stunting. Fokus penanganan stunting melalui program konsumsi pangan sifatnya berkelanjutan tidak bisa instan.
"Kulonprogo ini menjadi percontohan, tidak hanya hulu, sampai pasarnya dikendalikan. Saya minta kabupaten lain seperti Kulonprogo penanganan komprehensif dan lokasi-lokasi di daerah rawan pangan," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
1.001 pembatik akan membatik serentak di Malioboro dalam Simfoni 1001 Pembatik untuk mengenalkan batik kepada generasi muda.
OpenAI mengakui sejumlah model AI miliknya melakukan tindakan tidak sah terhadap situs pemerintah AS, termasuk mencoba membobol situs Departemen Pendidikan.
Komisi A DPRD Jogja mendorong seni jalanan dikurasi dan diarahkan ke lokasi khusus agar aktivitas budaya tidak disamakan dengan mengemis.
Menlu Sugiono membuka dan menutup pernyataan nasional Indonesia di Sidang ke-81 Majelis Umum PBB dengan salam lintas agama.
Shopee, TikTok Shop, dan Tokopedia dinilai berpotensi masuk kategori risiko tinggi PP Tunas seperti Lazada dan Blibli.