Advertisement
Selamat! Bantal Cegah Mabuk Perjalanan Buatan Pelajar DIY Melaju ke LKS Nasional
Para siswa terbaik dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 2022 tingkat DIY. - Ist.
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Karya pelajar SMK DIY berupa bantal aroma terapi memperoleh emas dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) 2022. Bantal yang dibuat dengan rempah-rempah ini bakal melaju ke LKS Nasional mewakili DIY untuk bidang keperawatan.
Siswa yang berhasil menciptakan inovasi itu adalah Zalfa Zahiyah Putri Dewanto kelas X dari SMK Binatama Yogyakarta. Zalfa menjelaskan bantal itu sebenarnya sama seperti leher bantal pada umumnya. Namun ia melakukan inovasi dengan memasukkan aroma terapi berbahan rempah pilihan yang sebelumnya telah dilakukan penelitian terkait manfaatnya. Menurutnya banyak tersebut sangat cocok dipakai perjalanan jauh karena dapat mencegah mabuk perjalanan.
Advertisement
"Bantal leher aromaterapi dengan memanfaatkan bahan rempah alami yang bermanfaat untuk relaksasi dan mencegah mabuk," katanya, Jumat (3/6/2022).
Di hadapan dewan juri ia berhasil mempresentasikan produk sekaligus karya tulis bertajuk Penggunaan Biji Pala: Herbs Pillow Aromaterapi Sebagai Relaksasi dan Pencegahan Mabuk Perjalanan. Pengukuran uji kompetensi dilakukan melalui pengukuran tanda-tanda vital (TTV),tes GDS dan juga mengganti linen pasien, serta presentasi kasus yang sebelumnya telah diberikan oleh dewan juri. Bahan aromaterapi dalam kantong teh yang dimasukkan ke dalam bantal.
BACA JUGA: Seusai Geger OTT KPK, Tak Ada Aktivitas di Rumah Pribadi Haryadi Suyuti
"Kami bangga karena bisa bersaing dengan pelajar lain di DIY yang karyanya bagus-bagus. Saat ini kami mempersiapkan untuk nasional," katanya.
Kepala SMK Binatama Nuri Hastuti mengatakan selain karya bantal Cegah mabuk perjalanan, siswanya juga memperoleh perunggu untuk bidang farmasi. Produknya berupa kosmetik berwujud deodoran Gotu Deogel yang memanfaatkan aktivitas antibakteri dari bahan aktif ekstrak pegagan atau dikenal juga sebagai gotu kola.
"Ini berupa inovasi produk kosmetik tradisional dalam bentuk sediaan topikal dengan bahan pegagan disertai dengan pembuatan video produk inovasi dalam bahasa Jawa, karya siswa atas nama Zaskia Triandini," ujarnya.
Kepala Disdikpora DIY Didik Wardaya menyatakan lomba kompetensi siswa menjadi salah satu ruang bagi siswa SMK untuk menampilkan produk terbaiknya. Peserta terbaik akan mewakili DIY ke tingkat nasional. "Para siswa ini ternyata memiliki karya inovasi yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
KPK Dalami Pihak Sentral Lain dalam Kasus Korupsi Kuota Haji Hari Ini
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Kondisi Pantai Gunungkidul Aman dan Nihil Insiden, SAR Tetap Siaga
- RSUD Panembahan Senopati Buka Klinik Ginjal, Urai Antrean Pasien
- Sleman Perluas Trayek Bus Sekolah di Kalasan, Target Mei 2026
- Puncak Arus Balik Bandara YIA Tembus 16 Ribu Penumpang Hari Ini
- WFH ASN Setelah Lebaran Belum Diputuskan, Bantul Tunggu Arahan Pusat
Advertisement
Advertisement







