PAD Wisata Bantul Dua Tahun Tak Capai Target, DPRD Soroti Kebocoran
PAD wisata Bantul terancam kembali tak mencapai target. DPRD menyoroti penurunan kunjungan dan potensi kebocoran retribusi.
Ilustrasi minyak goreng untuk pelaku UMKM./Antara-Budi Candra Setya
Harianjogja.com, JOGJA—Pedagang minyak goreng curah di pasar tradisional Jogja mengeluh soal minimnya untung yang diperoleh lantaran harga eceran tertinggi (HET) dan modal yang sangat mepet. Akibatnya, pedagang hanya menyetok minyak goreng curah dengan jumlah yang sedikit meski permintaan cukup banyak dari konsumen.
Salah seorang pedagang minyak goreng curah di pasar Kranggan, Novianti menjelaskan, ia mesti memutar otak untuk memastikan bahwa untung tetap mengalir meski sedikit saat menjual minyak goreng curah. Ia menjual dengan harga Rp15.000 per liter kepada pembeli yang membawa tempat sendiri dan Rp15.500 untuk pembeli yang tidak membawa tempat.
BACA JUGA: Tiket Masuk Kawasan Borobudur Sampai Pelataran Candi Tetap Rp50.000
"Untungnya cuma Rp500, plastik aja harganya Rp200, ditambah kantongan sudah Rp300. Pedagang dapat apa. Nanti kalau alasan plastiknya mahal tidak boleh kan pedagangnya kasihan," katanya, Selasa (7/6/2022).
Novi mengaku mesti membatasi penjualan minyak goreng curah setiap harinya. Ia hanya menjual sebanyak dua sampai tiga jeriken dengan isi 16 kilogram per hari sebab untung yang kecil. "Makanya saya jualan curah sedikit aja, paling sehari dua sampai tiga jeriken. Kalau banyak-banyak cuma capek," ujarnya.
Padahal, menurutnya permintaan dari konsumen cukup tinggi untuk minyak goreng curah. Pilihan untuk menaikkan harga juga kurang tepat lantaran pemerintah telah menetapkan HET. Ia mengaku takut ditegur dari dinas perdagangan setempat.
"Kalau dituruti 10 jeriken ya juga habis, kalau kuat yang membungkusi ya, tapi kita kan untungnya terlalu mepet jadi malas. Kalau dinaikkan ya ditegur sama dinas," ungkapnya.
BACA JUGA: Haryadi Suyuti Ditangkap KPK, Sultan: Saya Yakin Bukti Lain akan Terungkap
Staf Pengawasan Perdagangan Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Jogja, Sumarno memaparkan, di pasar Beringharjo harga minyak goreng curah berkisar antara Rp15.000-Rp16.000 per liter. Untuk HET minyak goreng curah sendiri berada di angka Rp14.000 per liter.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PAD wisata Bantul terancam kembali tak mencapai target. DPRD menyoroti penurunan kunjungan dan potensi kebocoran retribusi.
MJO mulai melemah, tetapi kekeringan di Kulonprogo masih melanda 8 kapanewon. BPBD telah menyalurkan 898 tangki air bersih.
Target cadangan minyak 60 hari dinilai perlu dicapai bertahap. Pengadaan stok tambahan 40 hari diperkirakan membutuhkan Rp70 triliun.
Pelni memberikan diskon 30% tiket kapal kelas ekonomi untuk keberangkatan 17 Desember 2026 hingga 10 Januari 2027.
Sebanyak 35 persen kecelakaan di DIY pada 2025 terjadi malam hari. Dishub DIY mengoptimalkan aplikasi Sigap Aset.
Kebakaran garasi bus Damri di Bandung menghanguskan 10 bus dan berdampak pada 13 rumah warga. Satu orang mengalami sesak napas.