Advertisement
Astaga! Cincin Terjebak di Kemaluan Pria Bantul, Terpaksa Dievakuasi Damkar
Ilustrasi - Freepik
Advertisement
Harianjogja.com, BANTUL-Diduga karena iseng, seorang pria di Bantul memasangkan sebuah cincin di kemaluannya, yang kemudian tak bisa dilepas sampai pria ini meminta bantuan ke rumah sakit dan dievakuasi oleh Pemadam Kebarakaran (Damkar) Bantul, Kamis (30/6/2022) malam.
Komandan Regu pemadam Kebakaran Bantul, Wiwin, menuturkan kejadian tersebut dilaporkam ke Damkar Bantul pada pukul 22.00 WIB. "Petugas IGD [Instalasi Gawat Darurat] RS PKU Muhammadiyah Bantul meminta kami datang ke sana membantu menangani pasien," ujarnya, Jumat (1/7/2022).
Advertisement
Ia menjelskan dalam laporan itu disebutkan pihak rumah sakit meminta bantuan untuk melepaskan cincin yang terpasang pada seorang pemuda. Damkar Bantul pun memberangkatkan sebanyak tiga personel ke RS PKU Muhammadiyah Bantul.
Sesampainya di lokasi petugas berkoordinasi dengan dokter yang menangani. "Terlihat kelamin dari pasien sudah membengkak, sementara ada cincin berbahan monel yang terjebak di pangkal kemaluan pemuda tersebut," katanya.
BACA JUGA: Kehilangan Rp1,3 Miliar akibat Investasi di Bittorent Trust, Seorang Warga DIY Lapor Polisi
Setelah berdiskusi, petugas Damkar Bantul pun memotong cincin yang terpasang di kelamin pria tesebut menggunakan gerinda kecil. Untuk mengevakuasi cincin tersebut mereka harus ekstra hati-hati agar tidak melukai kemaluan pria itu.
Cincin tersebut akhirnya bisa terlepas setelah petugas memotong dua sisi cincin selama sekitar 40 menit. "Cukup lama karena memang tidak ingin membahayakan pasien. Terlebih, cincin berbahan monel tersebut ternyata cukup keras," ungkapnya.
Berdasarkan keterangan pria itu, cincin logam telah terpasang di kemaluannya selama dua hari. Lantaran malu pria ini tak menceritakan hal tersebut kepada siapapun hingga akhirnya minta bantuan ke RS PKU Muhammadiyah Bantul.
Pihak rumah sakit harus meminta bantuan Damkar Bantul lantaran hal ini baru pertama kalinya terjadi di rumah sakit tersebut. Sementara rumah sakit tidak memiliki alat pemotong logam yang memadai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- 1.381 Warga Binaan di DIY Terima Remisi Idulfitri 1447 H
- Ikuti Salat Id di Sendangadi, Danang Maharsa Tekankan Gotong Royong
- Dinkes Bantul Siaga Risiko KLB dan Kasus Keracunan Saat Lebaran
- Posko Ramah Pemudik Gereja Aloysius Gonzaga Dibuka hingga H+5 Lebaran
- Dana Desa Tahap 1 Mulai Disalurkan April di Bantul
Advertisement
Advertisement









