Advertisement
Kunjungi Harian Jogja, PTMA Se-Indonesia Belajar Kehumasan di Era Digital

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA—Perguruan Tinggi Muhammadiyah ‘Aisyiyah (PTMA) se-Indonesia mengunjungi Griya Harian Jogja, Sabtu (2/7/2022).
Kunjungan ini dimanfaatkan sebagai ruang saling belajar terkait kehumasan di era digital. Sebanyak 54 peserta yang kebanyakan berstatus Kepala Biro (Kabiro) Humas dari 41 PTMA mengikuti kegiatan tersebut.
Advertisement
Dalam kunjungan tersebut peserta berdiskusi bagaimana membangun reputasi, branding, hingga pemasaran pada perguruan tinggi. Diskusi yang berlangsung di Ruang Rapat Harian Jogja tersebut dipandu oleh Redaktur Pelaksana Nugroho Nurcahyo.
Diskusi berfokus pada perkembangan teknologi digital yang terus memengaruhi praktik kehumasan. Khususnya kehumasan perguruan tinggi yang target utamanya adalah penerimaan mahasiswa baru yang sangat dinamis mengikuti perkembangan teknologi digital.
Ketua Asosiasi Prodi Ilmu Komunikasi PTMA Himawan Soetanto menjelaskan pasar perguruan tinggi yaitu lulusan SMA begitu mengikuti perkembangan zaman.
“Kini memasuki generasi alpha dimana cara berkomunikasinya tentu berbeda dengan generasi sebelumnya, sehingga kehumasan perguruan tinggi harus mengikuti perkembangan zaman ini,” jelasnya, Sabtu (2/7/2022).
Himawan yang juga dosen Universitas Muhammadiyah Malang tersebut menyebut perlu ada pelatihan kehumasan bagi perguruan tinggi untuk menyesuaikan perkembangan teknologi digital. “Kebanyakan pegawai humas perguruan tinggi itu dari generasi yang lebih tua, jadi untuk menyesuaikan ya butuh pelatihan,” tuturnya.
Untuk itu PTMA se-Indonesia mengadakan pelatihan tersebut.
“Kami bikin pelatihan untuk PTMA se-Indonesia yang dibagi dalam empat batch, ini yang pertama di Jogja, nanti ganti daerah dan pesertanya dari berbagai PTMA,” katanya.
Pelatihan yang digelar pada 30 Juli-3 Juni tersebut juga melakukan kunjungan ke berbagai media. “Selain ke Harian Jogja, kami ke Suara Muhammadiyah tujuannya mengetahui kebutuhan media dan sinkronisasi hubungan agar praktik kehumasan berjalan dengan lancar,” ujarnya.
Kabiro Humas dan Protokoler UAD Ariadi Nugraha yang juga peserta pelatihan menyebut kegiatan tersebut sebagai medium tukar gagasan dan strategi kehumasan dari masing-masing PTMA. “Jadi kami bisa saling belajar bagaimana strategi kehumasan selama mereka, ini penting untuk memperkaya pengetahuan dan praktik kehumasan,” jelasnya.
Ariadi menjelaskan praktik kehumasan tanpa menyesuaikan perkembangan teknologi digital tak akan tepat sasaran. “Selain mengikuti perkembangan zaman, praktik kehumasan juga perlu membina hubungan yang baik dengan media sebagai saluran informasi massa.”
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Penjualan Tiket Bus Lebaran di Sukoharjo Lesu, Banyaknya PHK Diduga Jadi Penyebab
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Polres Bantul Belum Simpulkan Penyebab Kematian Warga Wonogiri yang Ditemukan di Kali Code
- Sempat Jadi Pintu Masuk, Exit Tol Tamanmartani Dialihkan Jadi Pintu Keluar Kembali
- Ribuan Orang Padati Pantai Parangtritis, Mayoritas Rombongan Keluarga
- Dishub Kota Jogja Pasang APILL Portable, Ini Lokasinya
- Setelah Lebaran, Mobilitas Warga DIY untuk Silaturahmi
Advertisement
Advertisement