Medan Sulit Bikin Harga Air Bersih Gedangsari Rp350.000 per Tangki
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
Petugas Dinas Perhubungan Gunungkidul menggembok sebuah mobil yang parkir sembarangan di kawasan Pasar Argosari, Wonosari. Foto diambil Senin (11/7/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL -- Dinas Perhubungan (Dishub) Gunungkidul mulai menerapkan sanksi penggembokan terhadap kendaraan yang parkir sembarangan sejak Senin (11/7/2022).
Kepala Bidang Lalu Lintas, Dishub Gunungkidul, Bayu Susilo Aji mengatakan, untuk penertiban parkir sudah dilakukan sosialisasi sejak dua bulan yang lalu.
Dia menilai masa sosialiasi sudah cukup sehingga kini waktunya dilakukan penindakan terhadap terhadap kendaraan yang parkir sembarangan.
“Penindakan sudah dimulai kemarin [Senin, 11/7/2022]. Pelaksanaannya, kami tidak sendirian karena juga melibatkan kepolisian, TNI, Satpol PP dan tim dari Kementerian Perhubungan,” kata Bayu kepada wartawan, Selasa (12/7/2022).
BACA JUGA: Segini Pendapatan Sektor Wisata Gunungkidul Selama Libur Sekolah
Dia menjelaskan, dalam razia ini menemukan lima mobil yang parkir sembarangan. Selain itu, juga ada tiga kendaraan bak terbuka yang digunakan mengangkut penumpang.
Menurut Bayu, khusus untuk parkir sembarangan, ada dua opsi penindakan. Pertama, pada saat tertangkap razia ada pengemudi di dalamnya maka akan dikenai sanksi tilang.
Adapun opsi kedua diberlakukan apabila pada saat tertangkap posisi kendaraan dalam keadaan kosong alias tidak ada sopir. Kendaraan ini akan digembok dan ditempel stiker untuk menghubungi pos polisi terdekat.
“Tetap akan dikenakan sanksi tilang dan pengembokan baru dibuka setelah pelanggar membayar denda dari sanksi tilang,” katanya.
Menurut dia, razia parkir sembarangan akan terus digencarkan. Di tahap awal difokuskan di area perkotaan seperti Jalan Satria, Ksatrian, Sumarwi, MGR Soegiyo Pranoto dan Brigjen Katamso.
“Sudah ada larangan parkir sembarangan yang diberikan rambu-rambu penanda. Kalau tetap ngeyel, maka kami siap mengemboknya dan diberikan sanksi tilang,” kata Bayu lagi.
BACA JUGA: Nasib Status Geopark Gunung Sewu sebagai UGG Bakal Divalidasi Tahun Depan
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Kepala Dinas Perhubungan Gunungkidul, Rakhmadian Wijayanto. Menurut dia, penertiban kendaraan parkir sembarangan agar lebih rapi. Selain itu, juga sebagai upaya untuk mengurangi risiko kemacetan di jalanan sehingga arus lalu lintas bisa lebih aman.
“Area parkir sudah disediakan. Untuk lokasi yang dilarang juga sudah diberikan rambu-rambu. Jangan dilanggar karena nanti akan ditertibkan jika tetap parkir sembarangan,” katanya.
Menurut dia, upaya mengurangi kemacetan di kawasan perkotaan tidak hanya rutin menggelar penertiban parkir. Pasalnya, dinas perhubungan juga sedang membuat kajian berkaitan dengan rekayasa arus lalu lintas, salah satunya di depan pasar Argosari.
“Masih kami matangkan konsepnya. Salah satu yang dikaji, membalik jalur searah di depan pasar dari awalnya barat ke timur menjadi timur ke barat,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Harga air bersih di Gedangsari Gunungkidul tembus Rp350.000 per tangki. Medan perbukitan dan jauhnya sumber air membuat biaya distribusi mahal.
Jadwal KRL Solo-Jogja September 2026 relasi Palur–Tugu Jogja lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.00 WIB hingga perjalanan terakhir malam.
Jadwal KRL Jogja–Solo September 2026 relasi Stasiun Tugu ke Palur lengkap di 13 stasiun, mulai pukul 05.05 WIB hingga perjalanan malam.
GPI 2026 menempatkan Islandia sebagai negara paling damai dan Rusia paling tidak damai. Indonesia berada di peringkat ke-69 dunia.
Komisi C DPRD DIY berharap Transfer ke Daerah (TKD) dari pemerintah pusat untuk 2027 naik minimal 10%. Tambahan dana tersebut dinilai dibutuhkan untuk menutup k
Hindari malware di Android dengan mengunduh aplikasi dari sumber resmi, memeriksa izin akses, dan mengaktifkan Google Play Protect.