Stasiun Yogyakarta Jadi yang Tersibuk, Layani 317.201 Penumpang pada Agustus
KAI Daop 6 Yogyakarta melayani 1,26 juta penumpang KA jarak jauh pada Agustus 2026, naik 19% dibanding periode sama 2025.
Konferensi pers pengungkapan tindak pidana online child porn, Rabu (13/7/2022)./Harian Jogja-Anisatul Umah
Harianjogja.com, SLEMAN—Polda DIY kembali menangkap tujuh penjahat seksual anak. Tujuh tersangka baru ini ditangkap setelah penyelidikan terhadap tersangka pertama berinisial FAS yang ditangkap di Klaten.
Tujuh tersangka ini tergabung di dalam dua grup WhatsApp yakni GCBH dan BBV. Dari grup GCBH ditangkap lima tersangka DS, SD, AR, DD, dan ABH. Kemudian dari grup BBV ditangkap dua tersangka AR dan AN.
BACA JUGA: Jalur Alternatif Sleman-Gunungkidul Ditarget Tersambung Tahun Depan
Ditreskrimsus Polda DIY Kombes Pol Roberto G.M. Pasaribu mengatakan penyidik menemukan sepuluh akun yang diikuti FAS, yakni Facebook dan Whatsapp. Akun itu menjadi sumber awal penyidik memperoleh nomor telepon korban anak-anak yang ada di Bantul.
Sepuluh akun ini mengerucut ke dua grup Whatsapp yang sangat aktif mengirimkan video dan gambar dengan objek korban anak-anak. Polisi kemudian meringkus tujuh tersangka lain.
“Penangkapannya dimulai sejak 24 Juni sampai dengan dua hari lalu tersebar di enam provinsi. Di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Lampung, Jateng, Jatim, dan termasuk di lokasi di wilayah Bandar Lampung,” ucapnya dalam konferensi pers, Rabu (13/7/2022).
Dari grup GCBH diperoleh lima tersangka, namun salah satu tersangka masih berusia 17 tahun. Menurutnya peran mereka adalah membagikan link, pertukaran video dan foto yang korbannya anak, serta nomor telepon anak yang menjadi target.
Kemudian dari grup kedua BBV, ada dua tersangka yang berperan yang mendistribusikan video yang bermuatan negatif.
Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Susanto mengatakan kasus ini harus menjadi perhatian semua orang tua. Pengungkapan kasus ini dia sebut menjadi rangkaian upaya mencegah peluang kasus-kasus baru terjadi di kemudian hari.
“Apalagi saat ini era digital, anak-anak banyak yang akses media digital, survei KPAI 25% anak-anak kita lima jam lebih mengakses media digital, artinya kalau proteksi orang tua atau literasi lemah, kerentanan anak menjadi korban jadi tinggi,” ujar dia.
Wakil Kepala Kejati DIY Rudi Margono mengatakan saat ini pemberkasan masih berjalan, Kejaksaan akan berupaya semaksimal mungkin, terkait dengan alat bukti, syarat formil dan materiil. "Ini tidak perlu menyangkut masa depan anak-anak, tapi merusak moral," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta melayani 1,26 juta penumpang KA jarak jauh pada Agustus 2026, naik 19% dibanding periode sama 2025.
Sebanyak 44% Gen Z menyebut minimnya jaringan profesional sebagai hambatan mencari kerja. Simak enam tips networking dari Nicole Leverich.
Persebaya Surabaya bermain imbang 1-1 dengan Garudayaksa FC. Gol Alex Martins dibalas Al Hamra Hehanussa pada menit ke-89 setelah pengecekan VAR.
PSM Makassar bermain imbang 2-2 melawan Persita pada pekan ketiga Super League 2026/2027. Ananda Raehan dan Stefan Jevtoski mencetak gol untuk tuan rumah.
Singapore Airlines dinobatkan sebagai maskapai terbaik dunia 2026 versi Skytrax. Ini gelar keenam SIA. Qatar Airways turun ke posisi kedua.
Reza Arap membantu 27 sekolah terdampak gempa di NTT dengan dana pribadi. Ia juga mengungkap kabar ibunya yang mengidap tumor dan meminta doa.