Bayi 1 Minggu Ditemukan dalam Kardus di Klitikan Pasar Sleman
Bayi laki-laki berusia sekitar satu minggu ditemukan dalam kardus di Klitikan Pasar Sleman. Polisi kini mencari keberadaan orang tuanya.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, KULONPROGO--Pemkab Kulonprogo membahas perkembangan rencana pembangunan tol Jogja-Yogyakarta International Airport (YIA) bersama kontraktor PT Jogjasolo Marga Makmur, Kamis (14/7/2022). Rencananya pembangunan tol ke wilayah barat DIY ini akan melintasi enam kecamatan dan 17 desa di Kulonprogo.
Direktur Teknik PT Jogjasolo Marga Makmur, Pristi Wahyono menerangkan pembangunan Tol Jogja-YIA Kulonprogo masih dalam proses Izin Penetapan Lokasi (IPL). "Mudah-mudahan Izin Penetapan Lokasi yang dikeluarkan pak Gubernur [Gubernur DIY] itu bisa segera turun. Memang semua butuh proses," terangnya ditemui pada Kamis (14/7/2022).
"Semua butuh proses. Paralel dengan itu [menunggu IPL terbit] kami juga melakukan desain jalan tol ini. Alhamdulillah secara trase sudah final, sudah selesai, tinggal kita memproses desain, sama pembebasan tanah," ujarnya.
Bila proses IPL rampung, maka sosialiasi kepada masyarakat akan dilakukan.Selanjutnya masuk proses appraisal atau penilaian harga lahan, pembebasan, pembayaran dan beberapa proses lain juga akan digulirkan setelahnya.
BACA JUGA: Ingin Kuliah di UNY dan UIN Jogja, Berapa Biayanya?
"Total di Kulonprogo ini ada enam Kapanewon [kecamatan]. Kalau bicara desanya itu 17 desa, ini yang ada di Kulonprogo. Ini baru draf-nya tapi pastinya setelah ada IPL, estimasinya ini lah kira-kira," tandasnya.
Pristi menerangkan secara umum jalan tol yang akan dibangun sama dengan jalan tol lainnya. "Jalan tol itu ya kita bikin dengan jalan bebas hambatan dengan lebar dua lajur masing-masing lajur ada dua jalur lah," jelasnya.
Perihal jalur sepeda, Pristi belum bisa memastikan ada atau tidaknya jalur tersebut ke depannya. Namun yang jelas sampai posisi saat ini pihaknya belum merencanakan fasilitas untuk pegowes tersebut.
Sedangkan untuk jalur exit tol, diproyeksikan ke depannya akan ada tiga exit tol di Kulonprogo. Jalur tersebut tersebar di tiga titik meliputi Sentolo, Wates dan YIA. Meski demikian exit tol Sentolo tidak masuk dalam tahap penggarapan awal karena lalu lintasnya yang dinilai masih rendah.
"Yang di Sentolo itu memang itu untuk next-nya. Kenapa, karena untuk saat ini dari kajian analisa traffic masih rendah, terlau rendah, terlalu kecil sehingga kalau dibuat itu rasanya tidak efektif. Untuk sementara yang kita bangun di depan yang di Wates dan YIA," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bayi laki-laki berusia sekitar satu minggu ditemukan dalam kardus di Klitikan Pasar Sleman. Polisi kini mencari keberadaan orang tuanya.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kulonprogo membeberkan hasil uji laboratorium terkait dugaan kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa sejumlah
Festival Sastra Yogyakarta (FSY) 2026 mengusung tema LAKU dan menghadirkan beragam program sastra serta 2.500 puisi dari penulis se-Indonesia.
Thalita Wiryawan tersingkir dari BWF World Championships 2026 setelah kalah dari An Se Young dengan skor 15-21, 11-21.
Polisi menemukan selisih data manifes KM Mutiara Sentosa II yang terbakar di utara Sumenep. Lima orang meninggal dan lima masih hilang.
Bareskrim Polri mengungkap workshop pengolahan emas ilegal di perumahan Jakarta Utara yang hasilnya diduga diselundupkan ke Hong Kong.