Advertisement
Konstruksi Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 Dimulai September
Prosesi kegiatan groundbreaking pembangunan jalan tol Jogja Bawen di Sanggrahan, Tirtoadi, Mlati, Rabu (30/3/2022)-Harian Jogja - Abdul Hamid Razak\\r\\n\\r\\n
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-Konstruksi Jalan Tol Jogja-Bawen Seksi 1 atau STA 67 + 500 - 76 + 300 (Sleman-simpang susun Banyurejo) akan dilakukan pada September mendatang dan diproyeksikan rampung pada 2024. Proses land clearing atau pembersihan tanah di lahan pembangunan sudah dinyatakan selesai.
"Pembersihan lahan [land clearing] sudah dilakukan, dengan progres konstruksi berjalan sekitar 0,4 persen," kata staf Humas PT Jasamarga Jogja-Bawen, Banu Subekti saat dikonfirmasi Harian Jogja, Selasa (19/7/2022).
Advertisement
Meski pelaksanaan konstruksi dijadwal pada September, proses pembebasan tanah masih menyisakan sekitar 8% lahan yang belum dibayar. Selain tanah sultan ground, lahan yang belum dibebaskan berupa tanah wakaf.
Penyelenggara Zakat dan Wakaf Kementerian Agama (Kemenag) Sleman Suprapto mengungkapkan setidaknya ada empat lokasi tanah wakaf terdampak tol Jogja-Bawen di Kabupaten Sleman. Empat lokasi tersebut masing-masing berada di dua Kapanewon. Dua lokasi tanah wakaf berada di Kapanewon Mlati dan dua lokasi di Kapanewon Seyegan.
Baca juga: Proses Pengadaan Lahan Tol Jogja-Solo Diklaim Masih On The Track
"Untuk sementara belum [ada rekomendasi dari Kemenag]. Masih dalam proses appraisal dari penilai publik, perizinan akan diproses setelah persyaratan administrasi lengkap dan masuk ke Kemenag Sleman," katanya.
Kemenag, lanjutnya, hanya bertugas menerima berkas dari nadzir ketika sudah selesai administrasinya. Sebab kewewenangan Kemenag dalam pengurusan administrasi dan tahapan pelepasan tanah wakaf adalah pasif. "Saat ini, nadzir masih melengkapi administrasi termasuk menunggu hasil appraisal dari PPK," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Sleman Siapkan Rp55 Miliar untuk Premi JKN di APBD 2026
- Pemkot Genjot Program Jogja Tanpa Rumput Demi Ruang Publik Nyaman
- Damkar Sleman Evakuasi Ular Sanca 3,5 Meter di Tempel
- Kasus Leptospirosis Gunungkidul 2025 Capai 30 Orang, 1 Warga Meninggal
- YKC10K 2026 Digelar 8 Februari, Tantang 1.000 Pelari di Jogja
Advertisement
Advertisement




