Advertisement

Aptisi DIY Perkuat Forum untuk Tangani Persoalan PTS

Sunartono
Sabtu, 23 Juli 2022 - 13:57 WIB
Bhekti Suryani
Aptisi DIY Perkuat Forum untuk Tangani Persoalan PTS Kegiatan gowes bersama diikuti para pimpinan PTS di Jogja, Sabtu (23/7/2022). - ist.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) DIY sepakat untuk memperkuat forum tersebut guna memecahkan berbagai persoalan yang dihadapi. Aptisi menyatakan ada kenaikan jumlah mahasiswa yang mendaftar di PTS Jogja pada tahun ini dibandingkan tahun lalu.

Ketua Aptisi DIY Profesor Fathul Wahid mengatakan salah satu upaya memperkuat forum, organisasinya menggelar gowes bersama dengan para rektor PTS di Jogja. Melalui kegiatan informal justru lebih efektif dalam memperkuat jaringan antar PTS. Melalui pertemuan itu juga diharapkan dapat menuntaskan berbagai persoalan terkait PTS di Jogja.

"Ini inisiatif sederhana semoga bisa mengakrabkan sekaligus memperkuat jaringan. Harapannya kita punya cara yang Jogjawi dalam menyelesaikan berbagai masalah PTS. Ada banyak persoalan yang bisa kita diskusikan lebih berkualitas," katanya kepada wartawan di sela-sela Gowes Jogjaversitas, Sabtu (23/7/2022).

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Salah satu persoalan yang dihadapi PTS Jogja di masa pandemi Covid-19 adalah menurunnya jumlah mahasiswa baru. Pada 2021 lalu LLDikti Wilayah V DIY menyatakan ada penurunan sekitar 30% akibat pandemi.

BACA JUGA: Kasus Harian PMK di Sleman Mulai Menurun, Segini Data Totalnya

Terkait jumlah Maba PTS pada tahun ini, Fathul mengatakan sudah mengalami peningkatan dibandingkan tahun lalu meski belum ada data pasti secara kuantitatif. Proses pendaftaran maba juga diupayakan bersama melalui website Jogjaversitas.

"Jumlah pendaftar mahasiswa baru PTS untuk saat ini jauh lebih baik dibandingkan tahun lalu. Maka kami terus memperkuat forum ini," ujarnya.

Rektor Universitas Widya Mataram Profesor Edy Suandi Hamid sepakat PTS harus bergandengan tangan dalam menghadapi persoalan bersama-sama. Jaringan harus diperkuat melalui kegiatan informal.

"Komunitas tersebut sebenarnya kecil tetapi kemudian terus bertambah. Selain bersilaturahmi juga bertukar pikiran. Sekarang sudah banyak yang bergabung," ujarnya.

Advertisement

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Jadwal Donor Darah di Jogja Hari Ini

Jadwal Donor Darah di Jogja Hari Ini

Jogjapolitan | 37 minutes ago

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Rabu, 5 Oktober 2022

News
| Rabu, 05 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement