Advertisement

Genjot Partisipasi Pemilih Pemula, Bakesbangpol DIY Bikin 4 Film

Media Digital
Senin, 25 Juli 2022 - 19:27 WIB
Arief Junianto
Genjot Partisipasi Pemilih Pemula, Bakesbangpol DIY Bikin 4 Film Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA -- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY memproduksi film untuk mengajak pemilih pemula untuk berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemilihan umum (Pemilu). Film dipilih Badan Kesbangpol DIY sebagai medium edukasi karena sifatnya yang efektif dan efisien.

Film-film tersebut berjudul Cakruk, KKN di Desa Istimewa, Blombongan, dan Kita Setara. Keempat film tersebut akan diluncurkan perdana di Pendopo Royal Ambarukmo Jogja, Selasa (26/7/2022). Setelah diluncurkan, masyarakat dapat menikmatinya di media sosial Kesbangpol DIY, terutama di kanal Youtube-nya.

"Tak hanya menyasar pemilih pemula, film produksi Kesbangpol DIY ini juga menyasar kelompok difabel dan perempuan," kata Kepala Badan Kesbangpol DIY, Dewo Isnu Broto Imam Santoso, Senin (25/7/2022).

BACA JUGA: Rayakan Tanggal Gajian di Payday Sale Galeria Mal

Dia menyebut angka partisipasi difabel dalam pemilu masih di bawah 50%, sedangkan keterwakilan perempuan sebesar 30% belum terpenuhi di DIY.

“Tujuan produksi film ini agar masyarakat semakin tersadarkan akan pentingnya menunaikan hak mereka, khususnya untuk pemilih pemula, kelompok difabel dan perempuan,” kata dia.

Dewo menyebut film jadi medium pendidikan yang efektif karena selain menghibur juga unsur-unsur naratif dapat disampaikan dan diterima oleh penontonnya dengan mudah. “Efisien juga karena cukup memproduksinya sekali sudah bisa ditonton berkali-kali dengan mudah di berbagai tempat,” ujarnya.

Pemilu yang akan diselenggarakan serentak pada 2024, jelas Dewo, penting untuk dipersiapkan sejak dini dengan mulai melakukan sosialisasi dan edukasi. “Untuk itu kami memproduksi film ini, agar semakin siap menyongsong Pemilu 2021,” katanya.

Kepala Bidang Politik dalam Negeri Kesbangpol DIY, Slamet menambahkan, pemilih pemula jadi populasi terbanyak dalam pemilu 2024. “Untuk itu penting menggandeng pemilih pemula, terutama sebagai penyelenggara pemilu supaya dapat menambah energi petugas pemilu,” ucap dia, Senin.

Slamet menilai pemilu yang diselenggarakan serentak pada 2024 nanti perlu energi yang luar biasa. “Karena ada Pemilu DPRD semua tingkat, Pilpres, dan Pilkada maka perlu banyak melibatkan anak muda sebagai penyelenggara, karena energi mereka masih banyak,” ujarnya.

Advertisement

BACA JUGA: Omicron Baru Mendominasi DIY! Penularan B.5 Lebih Cepat, Ini Saran Pakar

Bukan saja menggunakan hak pilihnya, Slamet berharap pemilih pemula juga mau berpartisipasi dalam penyelenggaraan pemilu. “Untuk regenerasi juga penting, jangan sampai petugas pemilunya sudah sepuh-sepuh semua,” katanya.

Slamet juga berharap lewat film yang diproduksi tersebut partisipasi difabel meningkat. “Bukan hanya kesadaran bagi penyandang difabel untuk berpartisipasi dalam pemilu, tapi juga untuk lingkungannya agar juga memberikan dukungan pada difabel,” tandasnya.

Advertisement

Begitu juga untuk kaum perempuan, agar tercapai kuota keterwakilannya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

Istri di China Menuntut Selingkuhan Suaminya Senilai Rp8,2 Miliar

News
| Senin, 15 Agustus 2022, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Tiket Masuk Borobudur dan Pulau Komodo Naik, Sandiaga Uno: Tidak Semua Tiket Destinasi Naik!

Wisata
| Senin, 15 Agustus 2022, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement