Advertisement

Pembelajaran Tatap Muka Jalan Terus, Ini yang Dilakukan Sekolah di Jogja

Yosef Leon
Rabu, 27 Juli 2022 - 20:27 WIB
Arief Junianto
Pembelajaran Tatap Muka Jalan Terus, Ini yang Dilakukan Sekolah di Jogja Ilustrasi. - ANTARA FOTO/Aloysius Jarot Nugroho

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA -- Sejumlah sekolah di Kota Jogja mengaku tetap mempertahankan pembelajaran tatap muka (PTM) meski terdapat murid yang terpapar Covid-19. Dengan catatan, murid yang tertular Covid-19 segera diisolasi dan pelacakan terhadap kontak erat dilakukan dengan optimal.

Kepala SMPN 1 Jogja, Niken Sasanti mengatakan, PTM telah berlangsung 100% di sekolah itu sejak masuknya tahun ajaran baru beberapa waktu lalu. Sampai saat ini penegakan protokol kesehatan (prokes) disebutnya masih dilakukan secara optimal di sekolahnya.

"Selama ini kami masih konsisten menerapkan prokes. Siswa dan guru mengenakan masker, diukur suhunya, mencuci tangan atau mengenakan cairan pembersih tangan. Boleh buka masker hanya bila makan minum," kata Niken, Rabu (27/7/2022).

BACA JUGA: PAN DIY Gelar Rakerwil, Nama Sultan Tetap Mencuat sebagai Usulan Bakal Capres

Menurutnya, sekolah telah mempunyai pedoman khusus jika murid terpapar Covid-19. Panduan itu memang telah disusun bersama Satgas Covid-19 sekolah. Sehingga perlakuan terhadap murid yang diidentifikasi terpapar Covid-19 akan dikoordinasikan dengan Puskesmas setempat dan PTM tetap berlanjut.

"Kalau murid terpapar langsung diminta isoman, lalu kami melaporkannya ke pihak terkait dan Puskesmas, kemudian juga ada pelacakan dengan siapa siswa tersebut kontak, lalu yang sudah kontak juga kami minta isoman. Terkait PTM masih jalan dan tentunya tetap berkoordinasi dengan dinas," ujarnya.

Kepala SDN Lempuyangwangi, Esti Kartini menambahkan, sekolahnya akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat jika menemukan murid yang terpapar Covid-19. Hanya saja biasanya penentuan untuk melanjutkan PTM disesuaikan dengan jumlah penularan kasus yang terjadi di lingkungan sekolah.

"Kami selalu koordinasi dengan Dinas Pendidikan dan akan mengikuti arahan. Mungkin kalau ada yang terpapar, kelas yang kena Covid-19 kita off kan tapi tidak semuanya," jelas dia.

Adapun prosedur penanganan Covid-19 di lingkungan sekolah juga telah dimiliki jika terdapat murid yang terpapar. Satgas sekolah nantinya akan menghubungi Puskesmas setempat untuk melaksanakan pelacakan dan pengendalian guna meminimalisir kasus meluas.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

Istri di China Menuntut Selingkuhan Suaminya Senilai Rp8,2 Miliar

News
| Senin, 15 Agustus 2022, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Tiket Masuk Borobudur dan Pulau Komodo Naik, Sandiaga Uno: Tidak Semua Tiket Destinasi Naik!

Wisata
| Senin, 15 Agustus 2022, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement