Advertisement

Atasi Kemiskinan, UMY Dorong Penguatan Ekonomi Berbasis Keluarga di Kampung Ratmakan Jogja

Media Digital
Jum'at, 29 Juli 2022 - 14:57 WIB
Budi Cahyana
Atasi Kemiskinan, UMY Dorong Penguatan Ekonomi Berbasis Keluarga di Kampung Ratmakan Jogja Pelatihan olahan kacang peyek oleh tim pengabdian masyarakat UMY di Kampung Ratmakan, Kelurahan Ngupasan, Jogja.

Advertisement

JOGJA—Lilies Setiyartiti, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) mengadakan pengabdian masyarakat di Kampung Ratmakan, Kelurahan Ngupasan, Jogja.

"Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah untuk membantu program pemerintah daerah dalam penguatan ekonomi masyarakat berbasis keluarga sehingga terbebas dari kemiskinan, serta mendukung program Kampung Wisata Ratmakan Kasian Chepas," kata Lilies.

Pemberdayaan ekonomi produktif dilakukan melalui pelatihan dan pendampingan budidaya kacang tanah dengan media bagor, untuk memenuhi kebutuhan warga Kampung KB yang memproduksi peyek kacang; pelatihan produksi olahan kacang; pelatihan batik ecoprint; dan lomba menghias tong sampah dalam rangka perayaan kemerdekaan RI ke 75. 

"Penanaman kacang tanah menggunakan media bagor dilakukan mengingat lahan sempit dan kacang tanah bisa tumbuh dengan baik. Sedangkan pelatihan pembuatan batik ecoprint ditujukan untuk mendukung pengembangan Kampung Wisata Ratmakan Kasian Chepas sebagai merchandise," ujar dia.

Hasil pemberdayaan usaha ekonomi produktif dapat dipergunakan untuk meningkatkan pendapatan warga. Secara keseluruhan, hasil pengabdian masyarakat ini akan menjadi bagian dari pembuatan kebijakan pemerintah daerah dalam upaya penurunan angka kemiskinan melalui penyusunan program pemberdayaan masyarakat.

Sasaran program ini adalah masyarakat lemah secara ekonomi namun memiliki kegiatan usaha yaitu batik ecoprint, jumputan, dan olahan kacang, yaitu peyek. Mereka adalah masyarakat Kampung KB di Wilayah Ledok Ratmakan RW 7, Kelurahan Ngupasan, Kecamatan Gondomanan, Kota Jogja. Dalam menjalankan usaha ekonomi produktif ini kendala yang dihadapi terutama adalah permodalan dan pemasaran, serta kesulitan untuk akses dana atau modal yang bersumber dari lembaga keuangan, baik bank maupun lembaga keuangan non-bank. Sementara itu desain produk dan cara produksi juga masih mengalami permasalahan karena masyarakat kurang mengikuti berbagai pelatihan dan pendampingan. 

Penanaman tanaman kacang tanah melalui media bagor ini menduplikasi dari kegiatan budidaya tanaman kacang media bagor yang sudah dikebangkan di Desa Pajangan, Bantul. 

Semantara, latihan olahan kacang berupa peyek menghadirkan Tini, pengusaha peyek kacang dari Kampung Prawirodirjan untuk melatih warga baik yang sudah merintis usaha maupun yang belum,karena selama ini hasil produksi peyek belum bisa memenuhi selera konsumen, karena masih agak tebal dan keras.

Adapun pelatihan pembuatan batik ecoprint dilakukan dengan memanfaatkan daun untuk mencetak motif batik. 

Pelaksanan pelatihan ini mengundang Armi Damia dari Kampung Ratmakan non warga Kampung KB, sebagai narasumber sekaligus pelatih batik ecoprint.

Advertisement

Sementara, lomba menghias tong sampah untuk merayakan Hari Kemerdekaan Ke-75 RI diselenggarakan pada 14 Agsutus 2020, diperuntukkan khusus untuk anak-anak SD, secara berkelompok. Lomba diikuti oleh 15 kelompok dengan anggota 4 orang untuk tiap kelompok. Tema lukis tong sampah adalah “Merayakan Kemerdekaan RI ke 75 di Tengah Pandemi Covid-19”. 

"Kegiatan mendapatkan sambutan baik dari mitra, hal ini ditunjukkan dengan partisipasi aktif dari mitra dengan mengikuti di semua tahapan kegiatan, yaitu pelatihan budidaya tanaman kacang tanah dan olahan peyek, pelatihan membuat batik ecoprint, dan lomba menghias tong sampah anak-anak. Mitra memperoleh manfaat dalam bidang pemasaran, pengelolaan usaha, dan peningkatan kapasitas usaha untuk produk peyek kacang dan batik ecoprint. Produk yang dihasilkan dari pelatihan ini akan digunakan untuk mensupport pengembangan Kampung Wisata Ratmakan Kasian Chepas," ucap Lilies. (ADV)



Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Streaming Starjoja FM
alt

Istri di China Menuntut Selingkuhan Suaminya Senilai Rp8,2 Miliar

News
| Senin, 15 Agustus 2022, 23:17 WIB

Advertisement

alt

Tiket Masuk Borobudur dan Pulau Komodo Naik, Sandiaga Uno: Tidak Semua Tiket Destinasi Naik!

Wisata
| Senin, 15 Agustus 2022, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement