Advertisement
Direvitalisasi, Kawasan Perempatan Gondomanan dan Jalan Senopati Bakal Bebas Kabel

Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA-Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Jogja memastikan area perempatan Gondomanan dan seputaran Jalan Senopati nantinya akan bebas dari kabel udara seiring dimulainya pengerjaan revitalisasi pedestrian di kawasan itu. Kabel udara milik PLN dan fiber optik nantinya akan dipasang di bawah tanah mengikuti konsep kawasan Tugu dan Jalan Sudirman.
Kepala DPUPKP Kota Jogja, Hari Setyowacono mengatakan, saat ini tahap pengerjaan sudah sampai ke pembongkaran material dan pembersihan lahan. Kedua sisi pedestrian baik utara dan selatan nantinya ditargetkan selesai pada pertengahan Desember mendatang. Setelah pembersihan lahan, petugas nantinya akan mempersiapkan pemasangan teraso dan sekaligus pembenahan pipa saluran pembuangan air hujan.
Advertisement
"Konsepnya masih satu nuansa dengan Malioboro karena sebagai kawasan penyangga," kata Hari, Selasa (9/8/2022).
Adapun proyek penataan pedestrian dilakukan di sepanjang Jalan Senopati. Sisi utara sepanjang 450 meter dan sisi selatan sepanjang 400 meter. Lebar trotoar nantinya akan dibuat variatif karena menyesuaikan dengan kondisi jalan dan pohon perindang dengan lebar antara 2,5 meter-3 meter. "Dan kita pastikan tidak ada penebangan pohon perindang. Vegetasinya tetap kita jaga, hanya mungkin nanti agak ditata menyesuaikan," jelas dia.
Baca juga: PENATAAN KAWASAN JOGJA: Mundur Munggah Madhep Kali
Sementara untuk penataan kabel bawah tanah, nantinya dimulai dari Jalan Secodiningratan untuk kabel fiber optik. Kemudian berlanjut ke Jalan Senopati untuk penataan kabel PLN dan fiber optik. Selanjutnya menuju ke Jalan Pabringan ke arah selatan. "Yang perempatan Gondomanan juga akan dibuat bawah tanah untuk kabel yang bersilangan. Kabel udara saja yang bebas tapi yang kabel tepi masih ada," ujarnya.
Sekda Kota Jogja, Aman Yuriadijaya menyampaikan, penataan pedestrian Jalan Senopati sebagai kawasan penyangga Malioboro juga bertujuan untuk mempercantik wajah kota. Menurutnya, lewat penataan kabel udara menjadi kabel bawa tanah akan kian menjadikan kawasan penyangga Malioboro lebih tertata.
"Artinya kita juga ingin menunjukkan wajah kota yang cantik tidak hanya dari sisi trotoar tapi juga kabel udara di seputaran kawasan itu," kata Aman.
Aman menambahkan, setelah peninjauan lapangan pihaknya melihat bahwa proses pengerjaan dan revitalisasi pedestrian itu masih berjalan sesuai dengan perencanaan. "Artinya tidak ada keterlambatan dan proses pelaksanaan juga sesuai dengan tata kala dan teknis yang telah ditentukan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement

Pemungutan Suara Ulang Pilkada Akan Digelar 5 dan 9 April, Berikut Daftar Daerahnya
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jalur Lengkap Trans Jogja Hari Ini Jumat 4 April 2025
- Pembangunan Taman Budaya Sleman Terhambat Pemangkasan Anggaran
- Bantul Diguncang Gempa Magnitudo 3,1
- Ratusan Napi di Lapas Wonosari Dapatkan Remisi Lebaran, 3 Orang Bisa Langsung Bebas
- Damkar Sleman Evakuasi Ular Sanca Kembang dari Sebuah Restoran di Mlati Sleman
Advertisement
Advertisement