Advertisement

Pedagang Depan Stasiun Wates Dibongkar, KAI: Penataan demi Keindahan Selalu Kami Dukung

Catur Dwi Janati
Sabtu, 13 Agustus 2022 - 07:37 WIB
Arief Junianto
Pedagang Depan Stasiun Wates Dibongkar, KAI: Penataan demi Keindahan Selalu Kami Dukung Suasana kios depan Stasiun Wates pasca penggusuran pada Jumat (12/8/2022). - Harian Jogja/Catur Dwi Janati

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA — Lapak-lapak yang ada di depan Stasiun Wates, Kulonprogo dibongkar, Jumat (12/8/2022). Pembongkaran dilakukan setelah tidak tercapainya titik temu antara PT KAI dan pedagang.

Terkait dengan hal itu, Manajer Humas KAI Daop VI, Supriyanto mengakui bahwa PT KAI selalu mendukung upaya-upaya dalam penataan kawasan. "Secara prinsip, karena ini untuk keindahan, mungkin penataan area pedestarian di wilayah Kulonprogo, prinsipnya kita mendukung," ujarnya, Jumat.

Upaya pembongkaran kios pedagang di depan Stasiun Wates ini terpaksa dilakukan setelah tidak adanya titik temu. Sebelumnya solusi telah disodorkan PT KAI tetapi tidak tidak ada titik temu. "Untuk pedagang memang kalau dari PT. KAI dari sejak awal sudah proses, sudah kami berikan solusi sebenarnya sejak awal tapi sampai akhir tidak ada titik temu. Sehingga itu tadi sudah menjadi keputusan pemerintah daerah," ucap dia.

BACA JUGA: Iring-iringan Moge Tabrak Warga di Kulonprogo

Sebelumnya, melalui rilis yang diterima Harianjogja.com, Kamis (11/8/2022), Utami Budi Wiharti mengatakan sejak 2014, pedagang sudah dijanjikan akan dipindah ke area dalam stasiun. Akan tetapi hingga saat ini belum ada realisasi janji tersebut. Justru para pedagang diharuskan mengosongkan tempat berjualan dan berpindah dari lokasi saat ini.

Kala itu, lanjut Utami, Manajer Aset DAOP VI PT KAI Yogyakarta, Suyanto mengatakan akan membangun sekitar 12-15 kios di lingkup Stasiun Wates. Pembangunan diperkirakan selesai dalam kurun waktu dua bulan sesuai dana yang ada.

Dalam rencana saat itu, sembari pembangunan kios di dalam area stasiun, Pemkab Kulonprogo mengusulkan pembangunan kios sementara di sisi selatan stasiun. Namun tidak ada kesepakatan yang terjadi antara Pemkab Kulonprogo dan PT. KAI.

Selain itu, Utami juga meminta PT. KAI menjalankan rekomendasi Ombudsman RI Perwakilan DIY (ORI DIY). Pada tanggal 12 Mei 2022, ORI DIY mengeluarkan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) yang intinya menyatakan, para pihak (baik PT KAI dan pedagang) sepakat untuk menjalankan musyawarah terkait pembangunan kios di dalam stasiun yang ditawarkan PT KAI Daop 6 Yogyakarta.

Musyawarah telah dilakukan tiga kali: sekali di kantor stasiun Wates dan dua kali di kantor Daop 6 di Lempuyangan, Jogja. Para pedagang mengklaim adanya intimidasi di akhir proses musyawarah melalui penyerahan SP3.

Advertisement

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

PKS Senang NasDem Deklarasikan Anies Capres 2024

News
| Senin, 03 Oktober 2022, 16:57 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement