Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ilustrasi polisi/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL-Untuk menciptakan situasi arus lalu lintas yang aman dan lancar, Polsek Sewon, Bantul setiap pagi menggelar pos pagi, yakni penempatan sejumlah petugas di titik-titik yang dinilai rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Kapolsek Sewon, Kompol Suyanto, menjelaskan para petugas yang ditempatkan di pos pagi bertugas mengatur lalu lintas. “Bertujuan untuk terciptanya kelancaran lalu lintas dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya, Minggu (14/8/2022).
Menurutnya, kehadiran Polisi turun ke jalan sangat membantu para pengguna jalan saat memulai aktivitasnya di pagi hari. Selain mengatur lalu lintas, petugas juga membantu menyebrangkan anak-anak sekolah atau pejalan kaki lain yang memerlukan bantuan.
”Kami juga mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar tetap berhati-hati, patuhi rambu-rambu lalu lintas, serta melengkapi diri dengan kelengkapan yang sebagaimana diatur dalam aturan berkendaraan di jalan raya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Ubi jalar Bima Pasru di Seyegan, Sleman, mencatat produktivitas 27,8 ton per hektare berdasarkan hasil pengubinan DP3.
Sebanyak 29 Kopdes Merah Putih di Kota Probolinggo mencatat transaksi Rp5,32 miliar sepanjang 2026, didominasi penjualan beras SPHP.
IMCF 2026 di ISI Jogja melibatkan 20 komponis dari lima negara dengan tema Vestigium Sonorum dan kecerdasan artistik.
DPRD DIY meminta UMKM lokal dilibatkan dalam program MBG dan Kopdes Merah Putih serta mendorong perluasan pemasaran dan akses modal.
Kementerian Kebudayaan menargetkan pemugaran Mahastupa Borobudur rampung 24 Oktober 2026. Pemasangan Chattra masih berproses bersama UNESCO.