Simulasi Bencana di Kepatihan Tingkatkan Kesiapsiagaan Penyelamatan
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Ilustrasi polisi/Pixabay
Harianjogja.com, BANTUL-Untuk menciptakan situasi arus lalu lintas yang aman dan lancar, Polsek Sewon, Bantul setiap pagi menggelar pos pagi, yakni penempatan sejumlah petugas di titik-titik yang dinilai rawan terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Kapolsek Sewon, Kompol Suyanto, menjelaskan para petugas yang ditempatkan di pos pagi bertugas mengatur lalu lintas. “Bertujuan untuk terciptanya kelancaran lalu lintas dan mengantisipasi terjadinya kecelakaan lalu lintas,” ujarnya, Minggu (14/8/2022).
Menurutnya, kehadiran Polisi turun ke jalan sangat membantu para pengguna jalan saat memulai aktivitasnya di pagi hari. Selain mengatur lalu lintas, petugas juga membantu menyebrangkan anak-anak sekolah atau pejalan kaki lain yang memerlukan bantuan.
”Kami juga mengimbau kepada masyarakat pengguna jalan agar tetap berhati-hati, patuhi rambu-rambu lalu lintas, serta melengkapi diri dengan kelengkapan yang sebagaimana diatur dalam aturan berkendaraan di jalan raya,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Pemda DIY gelar simulasi bencana gempa di Kompleks Kepatihan untuk tingkatkan kesiapsiagaan. ASN dilatih penyelamatan diri dan penanganan darurat di Yogyakarta.
Inflasi DIY Juni 2026 naik 0,37% dipicu BBM. BI DIY pastikan tetap terkendali dalam target nasional 2,5±1%.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Anggaran droping air Gunungkidul dipangkas jadi Rp346,5 juta. BPBD pastikan tetap aman dengan dukungan dana BTT.
Pria asal Sleman tewas tertemper KRL di Klaten. Polisi selidiki penyebab, KAI imbau warga jauhi jalur kereta.
Inflasi Juni 2026 capai 3,34%. Menkeu sebut dipicu BBM dan pangan, diprediksi segera mereda karena faktor musiman.