ARTJOG, Sponsor, dan Seni Perlawanan yang Tetap Bergema
Perdebatan mengenai sponsor ARTJOG ramai bergulir di media sosial menjelang pembukaan pameran pada 19 Juni 2026 lalu. Warganet menyebut lebaran seni ini mulai k
Ilustrasi. /Antarafoto
Harianjogja.com, SLEMAN—Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sleman telah menyiapkan langkah-langkah pencegahan Covid-19 di lingkungan sekolah, termasuk jika ditemukan kasus positif pada siswa.
Sekretaris Disdik Sleman, Sri Adi Marsanto, mengatakan jika ditemukan kasus Covid-19 pada siswa, maka pembelajaran tatap muka (PTM) akan dihentikan sementara. Penghentian sementara PTM hanya berlaku untuk rombongan belajar tersebut.
"Jadi bukan satu sekolah dihentikan, tapi terkait aktivitas PTM yang ada di rombongan belajar tersebut saja. Penghentian paling tidak lima hari untuk rombongan belajar yang bukan klaster," ujarnya kepada Harian Jogja, Senin (15/8/2022).
Dia menekankan langkah yang diambil ini berlandaskan pada Surat Edaran (SE) Nomor 7 Tahun 2022 tentang Diskresi Pelaksanaan Keputusan Bersama 4 Menteri Tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19.
BACA JUGA: Jogja Dilanda Hujan di Tengah Kemarau, Ini Penjelasan BMKG
Lebih lanjut dia menjelaskan, jika temuan kasusnya berupa klaster, maka penghentian kegiatan akan lebih lama lagi, yakni tujuh hari.
"Kalau terkait ditemukan klaster ini lebih lama penghentian tapi bukan satu sekolah, misalnya ketemu yang dianggap klaster paling tidak tujuh hari," jelasnya.
Selain menghentikan PTM jika ditemukan kasus, Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran di Masa Pandemi Covid-19 juga mengharuskan pemerintah daerah melakukan pengawasan dan pembinaan pada penyelenggaraan PTM.
Misalnya memastikan protokol kesehatan dijalankan dengan ketat, melakukan pelacakan jika ditemukan kasus aktif, mendorong percepatan vaksinasi dan lainnya.
Kepala Sekolah SD Negeri Sidorejo, Ustadiyatun, mengatakan sejauh ini di sekolahnya belum ditemukan kasus Covid-19. Jika ditemukan kasus akan segera dilaporkan.
BACA JUGA: Rumah di Sleman Roboh Diterjang Angin, Seorang Anak Terjepit Reruntuhan
"Terkait pembelajaran mengikuti anjuran dari koordinator wilayah dan puskesmas, alhamdulillah tidak ada kasus, semoga tidak ada kasus di sekolah," harapnya.
Sebelumnya, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sleman belum menemukan siswa atau guru yang positif selama tes Covid-19 yang berlangsung sejak 8 Agustus 2022. Tes Covid-19 masih akan berlangsung sampai 18 Agustus mendatang.
"Ya [belum ada], saya belum dapat laporan," ucap Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Sleman, Khamidah Yuliati, Minggu (14/8/2022).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdebatan mengenai sponsor ARTJOG ramai bergulir di media sosial menjelang pembukaan pameran pada 19 Juni 2026 lalu. Warganet menyebut lebaran seni ini mulai k
Chelsea resmi merekrut Jordan Henderson dengan status bebas transfer hingga 2028. Gelandang Inggris itu menjadi rekrutan terbaru Xabi Alonso.
Interpol menerbitkan red notice terhadap Syekh Ahmad Al Misry dalam kasus dugaan pelecehan seksual. Polri menyebut tersangka masih berada di Mesir.
Kejagung menggeledah enam lokasi terkait kasus TPPU eks Jampidsus Febrie Adriansyah, termasuk kantor Don Ritto dan empat korporasi.
Indonesia dan Thailand menyepakati Roadmap on Strategic Partnership 2026–2030 untuk memperkuat kerja sama politik, keamanan, ekonomi, dan investasi.
Mabes Polri memastikan pusat perekonomian nasional tetap aman dan kondusif melalui intelijen, patroli siber, serta pemantauan DORS.