Disdukcapil Gunungkidul Buka Layanan Ekstra untuk Pemilih Pemula
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
Anggota TNI sedang berjaga-jaga di kawasan TBG, Selasa (22/8/2022)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, Gunungkidul — Gedung Taman Budaya Gunungkidul (TBG) telah diserahkan ke Pemkab Gunungkidul sejak akhir 2021 lalu.
Meski demikian, masih ada permasalahan terkait dengan pembayaran kayu untuk pembangunan joglo belum tuntas hingga sekarang dengan total nilai mencapai Rp1,4 miliar.
Pada Senin (22/8/2022) siang, sekolompok orang yang mengaku dari kuasa hukum penyedia kayu jati mendatangi TBG. Personel dari kepolisian dan TNI diterjunkan untuk pengamanan dari hal-hal yang tak diinginkan. Setibanya di TBG, rombongan penagih ini diajak mediasi di Polres Gunungkidul.
BACA JUGA: Kasus PMK di Gunungkidul Sudah Terkendali
Kuasa hukum penyedia kayu jati untuk pembangunan joglo TBG, Donald Mamusung mengatakan sudah dua tahun kliennya belum menerima pembayaran kayu jati untuk joglo TBG. Adapun total pembangunan tersebut menghabiskan kayu seharga Rp1,4 miliar.
“Klien saya Ari Triwibowo, pemilik usaya kayu Arian Jati di Klaten. Kami kesini mencari kepastian pembayaran tersebut,” kata Donald kepada wartawan, Senin (22/8/2022).
Dia menjelaskan, kliennya mendapatkan pesanan kayu dari PT Relsa di Sleman. Perusahaan ini mendapatkan kepercayaan dari PT WIKI untuk pengadaan kayu joglo di TBG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdukcapil Gunungkidul membuka layanan ekstra bagi pemilih pemula yang genap 17 tahun agar bisa mengurus KTP-el dan menggunakan hak pilih.
DPRKPLH Temanggung menemukan kapasitas IPAL SPPG Tegalurung I belum mencukupi. Perbaikan dan pemeriksaan lanjutan segera dilakukan.
Fuad Hasan Masyhur membantah uang US$500.000 yang disita dari rumahnya merupakan keuntungan penyelenggaraan ibadah haji.
Cek jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 2 Oktober 2026 lengkap tiap stasiun. KRL berangkat mulai 05.05 WIB dengan tarif Rp8.000.
BTS menjadi grup pop pertama yang mencatat penjualan tiket kumulatif lebih dari US$500 juta atau sekitar Rp8,95 triliun.
LHKPN mencatat harta Listyo Sigit Rp15,34 miliar, Dedi Prasetyo Rp13,05 miliar, dan Fadil Imran Rp9,96 miliar.