Advertisement

Spektrofotometer, Alat Praktis dengan Hasil Valid yang Wajib Dikuasai Laboran

Sunartono
Rabu, 24 Agustus 2022 - 11:17 WIB
Bernadheta Dian Saraswati
Spektrofotometer, Alat Praktis dengan Hasil Valid yang Wajib Dikuasai Laboran Para tenaga laboratorium saat mendapatkan penjelasan terkait spektrofotometri. - Ist.

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA--Spektrofotometer merupakan alat yang populer di dunia laboratorium farmasi. Seorang pekerja laboratorium farmasi atau laboran di sejumlah kampus tidak saja dituntut mampu mengoperasikan alat ini, namun juga harus memiliki bekal melakukan maintenance. 

Secara umum spektrofotometer merupakan alat yang digunakan untuk mengukur absorbansi dengan cara melewatkan cahaya dengan panjang gelombang tertentu pada suatu objek kaca atau kuarsa yang disebut kuvet. Sebagian dari cahaya tersebut akan diserap dan sisanya akan dilewatkan. 

Terkait pentingnya spektrofotometri UV-Vis ini, Farmasi Universitas Ahmad Dahlan (UAD) melatih semua staf laboratorium yang dimiliki untuk dapat melakukan perbaikan terhadap alat tersebut serta melakukan kalibrasi. Kegiatan ini melibatkan Laboratorium Penelitian dan Pengujian Terpadu (LPPT) UGM digelar di Hotel MM UGM. 

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Dosen MIPA UGM Ahmad Kusumaatmaja mengatakan spektrofotometri UV-Vis telah menjadi salah satu teknik spektroskopi absorpsi yang banyak dimanfaatkan. Hal ini karena relatif sederhana dan praktis digunakan dalam berbagai jenis analisis. Peralatan ini membantu dan memperlancar dalam analisis, kelengkapan fasilitas peralatan harus mampu memberikan manfaat besar bagi laboratorium untuk menghasilkan data yang valid. 

Baca juga: Susi Pudjiastuti, Hary Tanoe dan Airlangga Bertemu Bahas Pemilu 2024

“Spektrofotometer ini interaksi antara radiasi dengan bahan [sampel] yang dimana mengamati interaksinya dengan radiasi gelombang elektromagnetik. Spektrofotometer secara kuantitatif untuk menentukan jumlah kandungan bahan pada sampel, sedangkan secara kualitatif untuk mengidentifikasi struktur kimia dari sampel,” katanya dalam rilis yang diterima, Selasa (24/8/2022). 

Dosen Farmasi UAD Nina Salamah menambahkan selain teori, para staf laboratorium juga diberikan bekal perawatan dan kalibrasi alat spektrofotometer serta difasilitasi dengan praktik langsung. Mulai dari pembersihan alat dan pembaharuannya. 

“Diberikan pemahaman misalnya dalam keadaan tidak dipakai alat harus ditutup dengan vinyl cover, alat dibersihkan dari debu setelah pemakaian dan bersihkan bagian lekukan dengan sikat pembersih lensa. Dilakukan renewing the desiccant untuk menjaga dari embun terhadap optik dan komponen elektronik sehingga tidak mengganggu performa alat maka silika gel harus dalam keadaan kering dan berwarna biru,” katanya. 

Adapun dalam pengkalibrasian alat, dilakukan untuk menentukan hubungan antara nilai yang ditunjukkan oleh alat ukur dengan nilai yang direalisasikan oleh standar. Beberapa alat yang dicontohkan yaitu kalibrasi timbangan, kalibrasi mikrometer dan kalibrasi termometer. 

Advertisement

“Melalui kegiatan ini harapannya dapat meningkatkan kemampuan para staf dalam menggunakan peralatan spektrofotometer UV-Vis yang lebih maju, menguji untuk kerja peralatan dan kalibrasinya,” katanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Top 7 News Harianjogja.com Rabu, 5 Oktober 2022

News
| Rabu, 05 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

alt

Rasakan Sensasi Makan Nasgor Bercitarasa Tengkleng ala Grage Ramayana Hotel

Wisata
| Senin, 03 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement