ARTJOG, Sponsor, dan Seni Perlawanan yang Tetap Bergema
Perdebatan mengenai sponsor ARTJOG ramai bergulir di media sosial menjelang pembukaan pameran pada 19 Juni 2026 lalu. Warganet menyebut lebaran seni ini mulai k
Ova Emilia./Istimewa-Dok. Pribadi
Harianjogja.com, SLEMAN—Kasus suap yang menyeret Rektor Universitas Lampung (Unila) memunculkan wacana Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri dihapus. Menanggapi hal ini, dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jogja, Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) angkat bicara.
Kepada Harian Jogja Rektor UGM, Ova Emilia menyampaikan pandangannya terkait kasus ini. Menurutnya satu hal yang disebabkan karena kesalahan operasional, bukan berarti kebijakan yang sudah berjalan menjadi keliru.
\"Sifatnya masih umum ya, pada saat implementasi ada diskresi dari masing-masing PTN,\" ungkapnya, Jumat, (26/8/2022).
Sebagai institusi yang melakukan pelayanan publik, akuntabilitas dan transparansi perlu ditingkatkan. Artinya bukan serta merta menghapus kebijakan. Tapi bagaimana agar tata cara dari pelaksanaannya menjadi akuntabel dan transparan.
Menurutnya, Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri memiliki banyak manfaat. Memberikan kesempatan pada orang-orang khususnya dari kemitraan daerah. Karena untuk bisa masuk ke PTN besar seperti UGM akan sulit bagi orang-orang yang berasal dari wilayah pendidikan dengan infrastruktur kurang memadai seperti Papua, NTT, dan lainnya.
\"Sulit bersaing dengan orang-orang yang dari sekolah di Jawa dan ini memang salah satu dari diskresi yang diberikan perguruan tinggi untuk bisa berkontribusi pada hal ini,\" jelasnya.
Kemudian mengenai sumbangan sukarela Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri, saat ini sudah dilakukan dengan cara formal. Sehingga lebih transparan dan diketahui publik. Baginya ini lebih baik daripada tidak dicantumkan secara formal, namun ada informalnya.
\"Daripada ada tapi informal, lebih baik kami formal. Di UGM benar-benar volunteer. Kami minta kami tawarkan tidak ada hubungannya dengan penerimaan,\" tegasnya.
Kepala Kantor Layanan Admisi UNY, Setya Raharja, juga angkat bicara mengenai kasus ini. Dia menyebut segala sesuatunya harus dikaji secara mendalam, bukan malah dipukul rata karena ada satu kasus.
BACA JUGA: Dulu Diragukan, GeNose C19 UGM Kini Berkembang untuk Deteksi Penyakit Lain
\"Ibarat membasmi tikus yang dihancurkan jangan rumahnya, tetapi tikusnya,\" ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan jika sistem, pengawasan, dan sumber daya manusianya terkontrol, maka kasus seperti di Unila tidak akan terjadi. \"Itu yang mestinya dicegah atau dibasmi,\" lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perdebatan mengenai sponsor ARTJOG ramai bergulir di media sosial menjelang pembukaan pameran pada 19 Juni 2026 lalu. Warganet menyebut lebaran seni ini mulai k
Seskab Teddy Indra Wijaya menegaskan Sekolah Rakyat memberi akses pendidikan layak bagi lebih dari 43 ribu anak hingga Agustus 2026.
Profil Jorge Messi, ayah sekaligus manajer Lionel Messi yang berperan dalam karier, kontrak, bisnis, hingga perjalanan Messi ke Barcelona.
PSS Sleman menang 1-0 atas Kendal Tornado FC. Pieter Huistra puas memberi menit bermain 45 menit kepada dua komposisi tim berbeda.
Penembakan terjadi sekitar 500 meter dari pintu masuk FBLB 2026 di Walesi. Dua warga sipil terluka dan dirawat di RSUD Wamena.
Anggaran Paskibraka Jateng 2026 turun menjadi Rp500 juta-Rp600 juta. Kuota 45 peserta tetap dipertahankan untuk upacara HUT RI.