Demo 27-31 Agustus, Disdikpora DIY Minta Pelajar Tak Terprovokasi
Disdikpora DIY mengimbau pelajar SMA/SMK tidak mengikuti aksi demonstrasi 27-31 Agustus 2026 untuk mencegah kekerasan dan tindakan anarkis.
Ova Emilia./Istimewa-Dok. Pribadi
Harianjogja.com, SLEMAN—Kasus suap yang menyeret Rektor Universitas Lampung (Unila) memunculkan wacana Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri dihapus. Menanggapi hal ini, dua Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Jogja, Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) angkat bicara.
Kepada Harian Jogja Rektor UGM, Ova Emilia menyampaikan pandangannya terkait kasus ini. Menurutnya satu hal yang disebabkan karena kesalahan operasional, bukan berarti kebijakan yang sudah berjalan menjadi keliru.
\"Sifatnya masih umum ya, pada saat implementasi ada diskresi dari masing-masing PTN,\" ungkapnya, Jumat, (26/8/2022).
Sebagai institusi yang melakukan pelayanan publik, akuntabilitas dan transparansi perlu ditingkatkan. Artinya bukan serta merta menghapus kebijakan. Tapi bagaimana agar tata cara dari pelaksanaannya menjadi akuntabel dan transparan.
Menurutnya, Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri memiliki banyak manfaat. Memberikan kesempatan pada orang-orang khususnya dari kemitraan daerah. Karena untuk bisa masuk ke PTN besar seperti UGM akan sulit bagi orang-orang yang berasal dari wilayah pendidikan dengan infrastruktur kurang memadai seperti Papua, NTT, dan lainnya.
\"Sulit bersaing dengan orang-orang yang dari sekolah di Jawa dan ini memang salah satu dari diskresi yang diberikan perguruan tinggi untuk bisa berkontribusi pada hal ini,\" jelasnya.
Kemudian mengenai sumbangan sukarela Penerimaan Mahasiswa Jalur Mandiri, saat ini sudah dilakukan dengan cara formal. Sehingga lebih transparan dan diketahui publik. Baginya ini lebih baik daripada tidak dicantumkan secara formal, namun ada informalnya.
\"Daripada ada tapi informal, lebih baik kami formal. Di UGM benar-benar volunteer. Kami minta kami tawarkan tidak ada hubungannya dengan penerimaan,\" tegasnya.
Kepala Kantor Layanan Admisi UNY, Setya Raharja, juga angkat bicara mengenai kasus ini. Dia menyebut segala sesuatunya harus dikaji secara mendalam, bukan malah dipukul rata karena ada satu kasus.
BACA JUGA: Dulu Diragukan, GeNose C19 UGM Kini Berkembang untuk Deteksi Penyakit Lain
\"Ibarat membasmi tikus yang dihancurkan jangan rumahnya, tetapi tikusnya,\" ucapnya.
Lebih lanjut dia mengatakan jika sistem, pengawasan, dan sumber daya manusianya terkontrol, maka kasus seperti di Unila tidak akan terjadi. \"Itu yang mestinya dicegah atau dibasmi,\" lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdikpora DIY mengimbau pelajar SMA/SMK tidak mengikuti aksi demonstrasi 27-31 Agustus 2026 untuk mencegah kekerasan dan tindakan anarkis.
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 30 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 30 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Jangan mudah tergiur game cuan dan bonus besar. Simak 6 cara mengecek legalitas, keamanan data, bonus, reputasi, dan penarikan dana.