Kasus Daycare Jogja, Sultan HB X: Harapannya Ini Pertama dan Terakhir
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Pengunjung memadati halaman Masjid Gedhe Mataram, dalam Pasar Lawas Mataram, Sabtu (27/8/2022). - Harian Jogja/Lugas Subarkah
Harianjogja.com, BANTUL—Sebanyak 10.000 pengunjung mendatangi Pasar Lawas Mataram, yang berlasngsung selama tiga hari, 26-28 Agustus lalu, di halaman Masjid Gedhe Mataram, Kalurahan Jagalan, Kapanewon Banguntapan.
Koordinator Publikasi Pasar Lawas Mataram, Fauzan, menjelaskan berdasarkan pendataan dari karcis parkir, selama tiga hari pelaksanaan ditaksir ada 10.000 pengunjung yang mendatangi Pasar Lawas Mataram. “Selama tiga hari kemaren kisaran 10.000 pengunjung,” ujarnya, Rabu (31/8/2022).
Dengan jumlah tenant sebanyak 41 orang ditambah beberapa yang berjualan tanpa stan, serta lokasi yang hanya di halaman masjid, jumlah pengunjung ini terhitung fantastis. Banyaknya pengunjung ini pun berdampak positif pada perputaran ekonomi warga Jagalan.
Dari data yang dihimpun panitia, setiap pedagang mendapatkan omzet sebanyak Rp1 juta hingga Rp5 juta setiap harinya. Besaran omzet tersebut bergantung jenis dagangan yang dijajakan. Dengan harga maksimal Rp10.000, berarti setiap pedagang minimal menjual 100 item setiap harinya.
Ketua Panitia Pasar Lawas Mataram, Sulthon Abdul Aziz, mengatakan semua tenant yang terlibat dalam kegiatan ini merupakan warga asli Jagalan. “Tujuannya adalah pemberdayaan ekonomi berbasis warga,” ungkapnya.
BACA JUGA: Minta Jangan Ada Kekerasan Fisik di Jogja, Sultan: Mbok Pun Penggalih
Tahun ini merupakan ketiga kalinya Pasar Lawas Mataram digelar. Gelaran pertama berlangsung pada 2018 dan yang kedua 2019. Setelah dua tahun libur, Pasar Lawas Mataram 2022 menurutnya jauh lebih ramai dibanding pelaksanaan yang sebelumnya.
Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, yang hadir dalam pembukaan Pasar Lawas Mataram, mengapresiasi masyarakat Jagalan yang dengan kekompakan dan semangat gotong royongnya, acara Pasar Lawas Mataram dapat digelar dengan meriah.
Ia mencatat pada gelaran sebelumnya, Pasar Lawas Mataram berhasil membuat perputaran uang hingga ratusan juta, sehingga sangat bermanfaat untuk masyarakat. "Acara ini digelar esensinya yang paling utama adalah untuk pemberdayaan masyaraka. Pemberdayaan itu harus dirasakan oleh masyarakat,” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sultan HB X soroti kasus Little Aresha, tegaskan nol toleransi kekerasan dan dukung proses hukum di DIY.
Googlebook mulai membuka pre-order 21 September 2026. Simak jadwal, vendor pembuat, fitur Gemini, integrasi Android, dan informasi yang belum diumumkan.
Google merilis Gemini 3.8 Live dan Extended Thinking. Simak kemampuan AI suara terbaru, fitur penalaran, multimodal, benchmark, dan ketersediaannya.
Simak jadwal lengkap timnas voli putri dan putra Indonesia di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, termasuk lawan, tanggal, dan jam pertandingan.
Benarkah main judi online bisa terdeteksi dari KK atau NIK? Simak kaitan pemadanan data dengan bansos, cara klarifikasi, dan cek pinjaman lewat SLIK OJK.
Nostalgia era 1990-an memang menyenangkan, tetapi tidak semua kebiasaan masa lalu perlu diwariskan. Simak 5 kebiasaan yang sebaiknya ditinggalkan.