Ribuan Pelanggaran Picu Kecelakaan, Polresta Sleman Gelar Operasi Patuh
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.
Ilustrasi padat karya./Istimewa
Harianjogja.com, KULONPROGO — Pemkab Kulonprogo siap menggelontorkan 2% dari APBD ke arah penciptaan lapangan pekerjaan dan subsidi transportasi. Sementara lini bantuan sosial (bansos) tidak dipilih lantaran keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab Kulonprogo.
Penjabat (Pj.) Sekda Kulonprogo, Bambang Tri Budi Harsono menjelaskan, alokasi 2% APBD Kulonprogo tidak diarahkan ke dalam bentuk bansos. Alokasi anggaran berupaya pada penyediaan lapangan kerja dan subsidi transportasi.
"Kami ini arahnya, pertama, menciptakan lapangan kerja, kemudian yang kedua subsidi untuk transportasi. Untuk yang bansos kami tidak ada karena sudah ada dari [bansos] Pusat, yang kedua karena keterbatasan anggaran, kami itu dua persen hanya Rp3,561 miliar," kata dia, Senin (12/9/2022).
Penciptaan lapangan kerja akan diarahkan dalam wujud program Padat Karya di Disnakertrans Kulonprogo. Rencananya ada 25 titik padat karya berfokus pada pembangunan infrastuktur perdesaan.
Setiap titiknya akan mendapatkan anggaran Rp100 juta sehingga total alokasi anggaran Rp2,5 miliar. Pekerja yang merupakan warga di titik program Padat Karya akan memperoleh upah dari proyek yang dikerjakan, sementara warga lain akan ikut menikmati infrastuktur yang dibangun.
BACA JUGA: Musim Paceklik Ikan dan BBM Naik, Nelayan Glagah Absen Melaut
Selain itu, lapangan kerja juga akan diciptakan dari proyek rehabilitasi saluran irigasi. Total alokasi anggaran di lini mencapai lebih dari Rp896 juta di DPUPKP Kulonprogo. "Subsidi transportasi untuk plat kuning itu Rp74 juta usulan dari Dishub," kata dia.
Dari alokasi anggaran di sejumlah lini di atas, Bambang menyebut alokasi anggaran yang diberikan dalam rangka subsidi ini telah mencapai 105% dari 2% yang diwajibkan. "Kalau dilihat dari persentasenya kami sudah melebihi, 105 persen lihat dari nilainya," ujar dia.
"Harapannya paling tidak bantuan ini ataupun subsidi ini bisa mengurangi beban pengeluaran yang harus di keluarkan oleh keluarga. Juga ada peningkatan daya beli, bisa memenuhi kebutuhan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polresta Sleman menggelar Operasi Patuh Progo 2026 selama 14 hari. Data mencatat 25.497 pelanggaran lalu lintas pada 2025.
Swedia menjadi negara dengan pulau terbanyak di dunia, disusul Norwegia dan Finlandia. Indonesia berada di peringkat ketujuh dengan 17.508 pulau.
Jumlah penumpang kereta api Daop 6 Yogyakarta mencapai 1,17 juta pada Oktober 2026, naik 12,9% dibandingkan tahun lalu.
Kenali lima tanda WhatsApp berpotensi diakses orang lain, mulai dari perangkat asing hingga pesan mencurigakan. Simak cara mengecek dan mengamankannya.
DWS meminta Polri mengusut tuntas dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo yang menyeret mantan Kapolri Listyo Sigit.
Calvin Verdonk tampil impresif saat Lille ditahan Bodo/Glimt 0-0. Bek Timnas Indonesia itu meraih Man of the Match dan rating tinggi.