Advertisement

Forkom SKHI Siapkan Kurikulum Kedokteran Hewan di Era Digital

Yosef Leon
Kamis, 22 September 2022 - 08:27 WIB
Sirojul Khafid
Forkom SKHI Siapkan Kurikulum Kedokteran Hewan di Era Digital Suasana workshop menyiapkan pendidikan kedokteran hewan Indonesia di era digital yang diselenggarakan di Jogja belum lama ini. - Ist

Advertisement

Harianjogja.com, JOGJA—Forum Komunikasi Senat Kedokteran Hewan Indonesia (Forkom SKHI) tengah mempersiapkan pendidikan kedokteran hewan yang lebih adaptif di tengah perkembangan digital. Pembahasan kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan dan semangat di era digital pun tengah dipersiapkan untuk mencetak kebutuhan sumber daya yang mumpuni dan berdaya saing.

Ketua Forkom SKHI, Bambang Sumiarto, mengatakan saat ini pihaknya tengah menggodok rumusan kurikulum guna mempercepat proses digitalisasi di sejumlah Fakultas Kedokteran Hewan (FKH). Para dekan dari kampus Unpad, Unair, Unibraw, IPB, Unhas, Universitas Udayana dan dua ketua Prodi Kedokteran Hewan ikut serta dalam pembahasan itu.

"Kami akan koordinasi dengan kementerian di Indonesia, Dikti, Kemenkes, dan Kementan. Kolaborasi ini akan bisa menstimulasi terjadinya percepatan digitalisasi dari fakultas kedokteran hewan dengan konsep pembelajaran," kata Bambang dalam workshop yang dilaksanakan di Jogja, belum lama ini.

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Menurutnya, akan ada pembicaraan lanjutan di IPB Bogor untuk mempercepat terjadinya pendidikan yang bersifat digital. Pihaknya optimistis mampu menyusun konsep dan dasar yang komprehensif dalam praktik pendidikan di kedokteran hewan secara digital, sehingga mampu membuka lebih banyak peluang bagi para mahasiswa dan para tenaga pengajar.

BACA JUGA: Kelok 18 Masuk Tahap Lelang, Segini Nilai Proyeknya

"Digital ini yang akan menjembatani bagaimana negara-negara muslim seperti Ethiopia dan Uganda, negara-negara muslim bisa belajar penyakit hewan di Indonesia," imbuh Bambang.

Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia, Teguh Budipitojo, mengatakan di sejumlah negara maju konsep pendidikan digital masih baru dimulai sehingga pendidikan digital di FKH Indonesia masih belum terlambat untuk diterapkan.

"Kami kemarin menyelenggarakan seminar internasional. Dalam seminar itu, termasuk dibahas bagaimana perkembangan pendidikan dengan mengadopsi digitalisasi di negara-negara Asia," tuturnya.

Misalnya saja di Korea Selatan dan Jepang yang telah mengadopsi digitalisasi dalam dunia pendidikan mereka. Kampus mengubah materi pendidikan yang diajarkan ke dalam bentuk digital sehingga lebih gampang diakses dan diajarkan secara daring.

Advertisement

"Di Korea Selatan, Seoul National University, telah menerapkan konsep mengganti hewan hidup dengan dummy, contoh bentuk hewan. Dummy itu digunakan dalam kelas-kelas di dalam proses pendidikan. Dengan demikian tidak perlu menggunakan hewan hidup," katanya.

BACA JUGA: Kelompok Warga di Jogja Ini Sukses Kelola Sampah Organik lewat Metode Kandang Maggot

Konsep pendidikan digital yang dirancang di FKH Indonesia nantinya akan membandingkan penerapan yang telah dijalankan di sejumlah negara itu. Untuk tahap awal akan ada pemetaan program digitalisasi pendidikan kedokteran hewan di sejumlah kampus dunia, untuk kemudian mengamati model mana yang lebih sesuai dengan kondisi di Indonesia.

Advertisement

"Kami akan gunakan contoh-contoh dari negara itu sebagai model pilihan, mana yang akan kami pilih dan diterapkan di Indonesia,"tutupnya.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Terinspirasi Bung Tomo & Soedirman, Warga Ukraina Siap Mati

News
| Selasa, 27 September 2022, 15:27 WIB

Advertisement

alt

Suka Liburan, Yuk Patuhi 5 Etika Saat Berwisata

Wisata
| Senin, 26 September 2022, 22:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement