Jadwal KSPN Jogja Senin 31 Agustus 2026, Ada Rute ke Pantai Drini
Cek jadwal KSPN Jogja Senin 31 Agustus 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini, lengkap dengan jam keberangkatan dan tarif.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY Dian Lakshmi Pratiwi saat memberikan keterangan terkait pelaksanaan Kongres Kebudayaan Jawa III, Senin (24/10/2022)./Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA - Pemda DIY akan menjadi tuan rumah dalam penyelenggaraan Kongres Kebudayaan Jawa (KKJ) III pada 14-17 November 2022 mendatang.
Kongres ini akan dihadiri tiga gubernur di Jawa yaitu Sri Sultan HB X (DIY), Ganjar Pranowo (Jawa Tengah) dan Khofifah Indar Parawansa (Jawa Timur). Pertemuan itu akan mengupayakan kesepakatan dalam menjadikan budaya Jawa bisa mendunia.
Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Dian Lakshmi Pratiwi menjelaskan tema Kabudayaan Jawa Anjayeng Bawana memiliki makna menjadikan kebudayaan Jawa Mendunia melalui berbagai langkah yang akan disepakati dalam kongres.
Tema itu menurutnya sangat logis, karena saat ini sudah ada lima karya berlatar belakang budaya Jawa yang sudah mendunia lewat pengakuan Unesco. Terdiri atas pengakuan atas batik, wayang, keris, gamelan dan cerita panji. Kongres ini akan dihadiri langsung oleh tiga gubernur yaitu DIY, Jawa Tengah dan Jawa Timur.
"Tiga Gubernur terdiri atas Sri Sultan HB X, kemudian Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa akan hadir menjadi pembicara utama dalam kongres," kata Dian, Senin (24/10/2022).
BACA JUGA: Sultan Minta Penarikan Obat Sesuai Rekomendasi BPOM
Dian mengatakan budaya Jawa menjadi bagian dari kehidupan tidak pernah lekang, tetapi harapannya dapat mengondisikan budaya Jawa mampu memberikan kontribusi peradaban dunia.
Oleh karena itu, kongres itu menjadi sebuah gerakan bersama untuk menduniakan budaya Jawa dengan tetap dinamis mengakomodasi perkembangan zaman. Kongres ini substansi pembahasan pada pokok persoalan metode strategi untuk menjawab isu globalisasi karena kondisi budaya Jawa nyaris ada tantangan masalah di semua level.
"Hasil dari kongres ini kami ingin berbeda bahwa ada hal tidak hanya sekadar rekomendasi. Tetapi ada kesepakatan menjadi rencana yang akan ditindaklanjut masing-masing provinsi. Untuk melihat berapa capaian budaya Jawa masuk ke Anjayeng Bawana tersebut," ucapnya.
Kepala Bidang Pemeliharaan Sejarah Bahasa dan Sastra Permuseuman Disbud DIY, Budi Husada menambahkan dalam proses untuk peserta KKJ tidak hanya mengundang tiga provinsi, akan tetapi panitia terbuka untuk semua kepesertaan supaya semua pembicaraan terarah dan terfokus.
Selain itu mengundang diaspora Jawa yang berada di luar negeri untuk hadir, praktisi, akademisi hingga influencer. "Karena harapannya ini menjadi gerakan bersama yang fokus pada inovasi untuk menjadikan budaya Jawa lebih mendunia. Peserta sekitar 600 orang," katanya.
Kongres ini merupakan tindak lanjut dari KKJ II di Surabaya yang menghasilkan Saptagati Budaya Jawa berupa 25 rekomendasi yang harus dilakukan oleh ketiga provinsi.
Beberapa di antaranya terkait dengan jati diri nasional bersama kebudayana lokal, kebudayaan Jawa sebagai sendi pembangunan bangsa, penyangga NKRI dan pagu nilai luhur perilaku kepemimpinan nasional.
“Melalui KKJ III ini harapannya kebudayaan Jawa semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat serta menjadi kekuatan besar yang dikenal berbagai penjuru dari nasional hingga internasional,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Cek jadwal KSPN Jogja Senin 31 Agustus 2026 menuju Obelix Sea View dan Pantai Drini, lengkap dengan jam keberangkatan dan tarif.
Budi Gunadi Sadikin mengungkap alasan maju sebagai calon Dirjen WHO. Ia menyebut pencalonan tersebut merupakan amanah Presiden Prabowo.
Investor di kawasan JJLS Gunungkidul diminta mematuhi perizinan dan menjaga lingkungan setelah Kelok 23 selesai dibangun.
Posko GRIB Jaya di Kebon Jeruk terbakar pada Senin dini hari. Polisi menyebut api diduga berasal dari korsleting listrik.
Harga daging sapi rata-rata Rp143.000 per kg. Mendag Budi Santoso mengungkap masalah impor dan distribusi pasokan yang belum merata.
PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mendukung Program Rumah Cahaya yang diinisiasi Yayasan Pahlawan Harapan Sejahtera Indonesia Emas (PHSI)