Advertisement

Harian Jogja

Pembuangan Sampah ke TPST Piyungan Harus Dikurangi! DLH Bantul: Sudah Kelebihan Beban

Newswire
Rabu, 09 November 2022 - 19:47 WIB
Bhekti Suryani
Pembuangan Sampah ke TPST Piyungan Harus Dikurangi! DLH Bantul: Sudah Kelebihan Beban Sejumlah alat berat mengerjakan penggalian TPST Transisi Piyungan, Senin (20/6/2022). - Harian Jogja/Lugas Subarkah

Advertisement

Harianjogja.com, BANTUL--Dinas Lingkungan Hidup Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta, menyatakan, jumlah sampah yang dibuang ke Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) yang ada di Piyungan, Kabupaten Bantul akan dikurangi karena sudah kelebihan kapasitas.

"Intinya dari Yogyakarta, Sleman dan Bantul harus melakukan proses pengurangan dengan berbagai cara sesuai dengan kebijakan masing-masing, karena memang volume sampah itu harus dikurangi," kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup Bantul Ari Budi Nugroho usai rakor kebijakan persampahan kabupaten/kota terkait Darurat TPST Piyungan di Bantul, Rabu (9/11/2022).

Advertisement

BACA JUGA:  TelkomClick 2023: Kesiapan Kerja Karyawan dalam Sukseskan Strategi Five Bold Moves di Tahun 2023

Menurut dia, dari Pemerintah Kota Jogja dengan caranya seperti apa untuk mengurangi sampah, kemudian Kabupaten Sleman bagaimana dan juga Bantul, yang prinsipnya adalah pengurangan sampah.

BACA JUGA: Iba dengan Siswa Korban Sekolah Ambruk, Sultan Tegaskan Soal Anggaran Perbaikan Bangunan

"Nah pengurangan ini banyak yang mirip mirip dengan mendorong masyarakat untuk melakukan budaya pemilahan sampah dari sumbernya, dan kedua kemudian memberdayakan kelembagaan kelembagaan di masyarakat," katanya.

Dia mengatakan, kalau di Bantul ada pengelola-pengelola TPS (tempat penampungan sementara), juga ada proses pengelolaan sampah yang dikelola badan usaha milik kelurahan (BUMKal) di desa-desa.

Salah satunya pengolahan sampah yang dikelola BUMKal Panggungharjo Bantul, yang juga ada pemilahan, proses komposting atau pembuatan pupuk, dan pengolahan menjadi barang yang bernilai ekonomi, sehingga dapat memberdayakan masyarakat desanya.

"Dan yang tidak kalah penting karena kalau kita hanya mengandalkan perubahan budaya masyarakat itu perlu waktu, padahal situasi sangat darurat, nah baik Pemkab Sleman, Bantul dan kota itu akan mengalokasikan anggaran untuk pengolahan sampah," katanya.

Dia mengatakan, salah satunya dengan menyiapkan TPST-TPST di kabupaten kota, dan hasil rakor menyepakati bahwa Kota Yogyakarta, Sleman dan Bantul akan membangun sarana pengolahan sampah untuk mengelola sampah dari daerah masing-masing.

"Meskipun nanti kami berkeyakinan juga tidak mungkin bisa secara langsung menyelesaikan permasalahan sampah, tetapi itu harus dilakukan, Pak Bupati 'dawuh' (perintah) seperti itu, mau tidak mau kita harus melakukan pengurangan sampah, intinya itu, dan kabupaten kota sudah sepakat," katanya.

BACA JUGA:  Finnet Dukung Digitalisasi Sistem Pembayaran Proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja
Baca Koran harianjogja.com

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Hore! Matahari Buka Gerai di Sleman City Hall

News
| Jum'at, 31 Maret 2023, 10:17 WIB

Advertisement

alt

Deretan Warung Sate di Seputaran Imogiri, Serbu Saat Buka Puasa!

Wisata
| Kamis, 30 Maret 2023, 12:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement