Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
Pakar Gizi yang juga Rektor Universitas Alma Ata Jogja Profesor Hamam Hadi (kanan). /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA--Pakar gizi merekomendasikan penggunaan bahan pangan lokal untuk dikonsumi dalam mencegah stunting. Pangan lokal tersebut dapat diproduksi secara mandiri setiap keluarga tanpa membutuhkan lahan yang luas.
Pakar Gizi yang juga Rektor Universitas Alma Ata Jogja Profesor Hamam Hadi mengatakan penggunaan bahan pangan lokal secara penuh paling direkomendasikan untuk pencegahan stunting. Saat ini banyak hasil pangan lokal yang sebenarnya memenuhi gizi seimbang. Seperti halnya anak semakin tambah umurnya maka jumlah asupan makanan pun harus ditambah dengan memenuhi standar gizi.
BACA JUGA : Stunting Bisa Dikoreksi Asal Tidak Terlambat Diintervensi
“Gizi seimbang itu penyajiannya disesuaikan dengan jenis kelamin, umur tumbuh kembang dan dikaitkan dengan kondisinya, kalau dia sakit yang harus mempertimbangkan makanan tertentu,” katanya Senin (29/11/2022).
Ia menambahkan intervensi stunting tidak harus dengan makanan yang mahal, melainkan bisa dilakukan dari hasil produksi makanan dari pangan lokal. Menurutnya pangan lokal justru banyak memenuhi gizi seimbang yang sangat cocok untuk pencegahan stunting.
Hamam mencontohkan pangan lokal seperti ikan lele dan kangkung yang bisa diproduksi dalam satu ember tanpa membutuhkan lahan luas dan biaya yang tidak mahal. Keduanya sangat dibutuhkan untuk asupan ibu hamil, ibu menyusui dan calong pengantin. Karena lele kaya akan protein dan kangkung sebagai sumber vitamin. Di era saat ini untuk menghasilkan produk pangan lokal tidak harus memiliki lahan yang luas, melalui berbagai cara inovasi yang sudah berkembang pun dapat ditiru dan diterapkan setiap keluarga.
“Lele sumber protein tinggi, kangkung protein nabati sumber vitamin yang sangat dibutuhkan oleh ibu hamil ibu calon pengantin dan ibu menyusui. Kalau ini dipenuhi, rumah tangga baru tidak malas, kalau itu berpikir modal tidak banyak, ember bibit ikan, kangkung. Kalau masing-masing punya 10 ember bisa untuk pasangan keluarga baru menjadi bagian pencegahan stunting,” katanya.
BACA JUGA : Dinkes Jogja Cegah Stunting Lewat Gerakan Aksi Bergizi
Proyek penurunan angka stunting di Indonesia, kata dia, merupakan salah satu yang ambisius karena pemerintah bertekad menurunkannya dari angka 24,4% menjadi 14% dalam kurun waktu tiga tahun. Posisi DIY saat ini angka stunting yaitu 17%. Sebagai ahli di bidang kesehatan tentu ia mendukung program pemerintah karena demi kebaikan generasi ke depan.
“Brasil saja butuh waktu sekitar 30 tahun untuk menurunkan angka stunting, tetapi kita punya target ambisius sehingga ini harus didukung semua harus merasa terpanggil,” katanya.
Sejalan dengan itu, kata dia, bersama 14 kampus lainnya Universitas Alma Ata turut berpartisipasi memecahkan rekor Muri menyajikan sebanyak 14.000 porsi makanan untuk sasaran masyarakat stunting. Menu makanan lokal tersebut dibagikan pada 140 desa di Jawa Tengah yang angka stuntingnya masih tinggi.
“Warga ini kami berikan pendampingan dan edukasi terkait bagaimana menyajikan makanan gizi seimbang dengan biaya yang murah, karena kalau mahal nanti mereka merasa berat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Minggu 26 Juli 2026 lengkap dari Stasiun Tugu Yogyakarta dan Kutoarjo. Simak jam keberangkatan terbaru.
PAN Kota Jogja menuntaskan Rakerda 2026 dengan lima komitmen utama untuk memperkuat konsolidasi dan menyiapkan strategi menghadapi Pileg serta Pilwalkot.
Kimi Antonelli tak terkejut Ferrari dan McLaren mendominasi GP Hungaria 2026. Lando Norris merebut pole position pertamanya musim ini.
Dua SPPG di Kulonprogo masih disuspend. Pemkab memperketat pengawasan SOP dan mendorong seluruh pengelola melengkapi perizinan.
Program Tani Cilik di Kapanewon Turi mengajak anak-anak memanen padi, melon, ubi, hingga mengikuti tradisi Wiwitan.
Yusril Ihza Mahendra meminta Polda Jawa Barat meningkatkan patroli keamanan menyusul polemik sayembara penangkapan begal.