Modus Tukar Uang, 2 WNA Gasak Rp4,2 Juta di Gunungkidul
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Seorang warga di Dusun Ngrandu saat melintas di jalan longsor yang memutus akses warga sekitar pada Rabu (30/11/2022)/Ist
Harianjogja.com,GUNUNGKIDUL– Hujan deras yang mengguyur wilayah Gunungkidul sejak Rabu (30/11/2022) dini hari mengakibatkan longsor di Dusun Ngrandu, Katongan, Kecamatan Nglipar. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun aktivitas warga terganggu karena jalan terputus.
Ketua RT 09, Dusun Ngrandu, Katongan, Poniran mengatakan, hujan deras yang mengguyur wilayahnya menyebabkan terjadinya longsor di jalan antar kampung. Adapun jalan yang longsor sepanjang 30 meter dengan kedalaman sekitar lima meter.
“Kejadiannya sekitar pukul 06.00 WIB,” kata Poniran kepada wartawan, Rabu siang.
Menurut dia, jalan yang terputus mengakibatkan akses warga terganggu. Pasalnya, jalur dari Dusun Ngrandu ke Kalurahan Pilangrejo tidak bisa dilalui kendaraan.
Total ada sepuluh kepala keluarga yang terdampak, meski demikian, Poniran memastikan longsor tidak sampai menyebabkan korban jiwa. “Sepuluh keluarga ini ada di Kalurahan Katongan. Sedangkan untuk wilayah Pilangrejo ada dua RT,” katanya.
Ia mengungkapkan, jalan yang terputus merupakan akses utama yang paling representatif. Meski ada jalan lain yang bisa dilalui, tapi jalurnya lebih ekstrem.
Selain itu, jarak yang ditempuh juga lebih jauh ketimbang jalan yang sekarang ini longsor. “Memang tidak sampai mengisolasi warga. Tapi, jalan yang lain harus memutar sekitar lima kilometer dari biasanya,” katanya.
Ia mengakui peristiwa jalan longsor sudah disampaikan ke Pemerintah Kalurahan Katongan. Diharapkan kerusakan bisa segera diperbaiki sehingga aktivitas warga kembali normal seperti biasa.
BACA JUGA: Sudah Usang, Plafon Ruang Kelas SDN Sendangsari Patuk Ambrol
“Untuk sementara akan dibuat jalan darurat. Ini warga sedang kerja bakti agar jalan segera bisa dilalui,” katanya.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, BPBD Gunungkidul, Sumadi saat dikonfirmasi membenarkan adanya jalan longsor sehingga akses warga terganggu. Lokasi jalan beradan di tebing perbukitan dan dikarenakan hujan deras yang terus mengguyur maka jalur berupa cor blok tersebut ambrol.
“Kami sudah meninjau ke lokasi dan memberikan bantuan logistik,” katanya.
Menurut dia, warga juga sudah bekerja bakti untuk membuat jalur darurat dengan cara menibun menggunakan batu. Namun demikian, untuk jalur ke depannya seperti apa masih dikaji lebih jauh lagi.
“Sekarang sudah bisa dilalui kendaraan roda dua,” katanya.
Belasan Titik
BPBD Gunungkidul mencatat, hujan deras tidak hanya menyebabkan longsor di Dusun Ngrandu, Katongan, Nglipar.
Lokasi longsor juga terjadi di wilayah lain seperti Kalurahan Hargomulyo, Gedangsari ada dua titik dan Kalurahan Ngalang, Gedangsari terdapat tiga titik.
Selain itu, longsor juga dilaporkan terjadi di Dusun Getungan dan Bulu, Karangmojo, Kapanewon Karangmojo; Asemlulang di Kapanewon Rongkop. Hujan deras juga menyebabkan banjir di Bedoyo, Ponjong; Kalurahan Semugih, Rongkop; Kalurahan Genjahan, Ponjong dan Kalurahan Karangmojo, Karangmojo.
“Untuk banjir banyak yang sudah surut,” kata Kepala BPBD Gunungkidul, Purwono.
Ia juga memastikan cuaca ekstrem yang terjadi juga tidak sampai menyebabkan korban jiwa. “Memang ada yang sempat terseret banjir, tapi sudah bisa diselamatkan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dua WNA mencuri Rp4,2 juta di warung Gunungkidul dengan modus tukar uang. Polisi masih memburu pelaku dan imbau warga waspada.
Harga emas Pegadaian hari ini Kamis 21 Mei 2026 turun. Emas Antam jadi Rp2,862 juta, UBS Rp2,797 juta, dan Galeri24 Rp2,756 juta.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Imigrasi Sulsel menemukan WNA asal Filipina dan Malaysia memakai KTP Indonesia untuk mengurus paspor RI di sejumlah daerah.
Prabowo Subianto menegaskan pemerintah siap memakai radar dan satelit untuk melacak aset ilegal serta memburu koruptor hingga bungker bawah tanah.
Jadwal DAMRI Bandara YIA Kamis 21 Mei 2026 melayani rute Jogja dan Sleman dengan tarif Rp80.000 serta konektivitas antarmoda.