Denyut Sarung Tangan Dunia di Gunungkidul dan Asa Ekspansi Woneel
Kisah mendalam 2.000 pekerja PT Woneel Midas Leathers di Gunungkidul yang memproduksi sarung tangan olahraga kelas dunia hingga rencana ekspansi.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk pengangkut sampah terjadi di ruas jalan Jogja Wonosari, tepatnya di Dusun Widoro Kulon, Bunder, Patuk, Minggu (18/12/2022) pagi.
BACA JUGA: Longsor Putuskan Jalur Utama Jogja Wonosari
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, tapi sebuah tembok rumah ambruk dan mengakibatkan satu unit mobil sedan hatchback ringsek karena tertimpa material reruntuhan.
Kanit Laka Polsek Patuk, Iptu Paryadi mengatakan, kecelakan tunggal terjadi sekitar pukul 05.16 WIB. Saat kejadian, truk penuh bermuatan sampah yang dikendarai Rafitullah Rangga,19, asal Kalurahan Banyusoco, Playen melaju dari arah Kota Jogja menuju Wonosari.
Setibanya di lokasi kejadian, tiba-tiba truk hilang kendali dan menabrak dua tiang rambu-rambu jalan. Tak berhenti di situ, truk terus melaju dan menabrak tembok rumah milik salah seorang warga.
Nahasnya, di samping tempok terdapat garasi yang terparkir mobil sedan hatchback. Akibat dari reruntuhan tempok ini, atap mobil ringsek dan kaca depan pecah karena tertimpa material reruntuhan.
“Tidak ada korban jiwa karena sopir truk selamat. Diperkirakan kerugian mencapai Rp50 juta untuk mobil dan bangunan rumah sebesar Rp4 juta,” kata Paryadi.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi, kecelakaan terjadi dikarenakan sopir dalam keadaan mengantuk. Untuk penanganan, sudah ada petugas yang mendatangi lokasi kejadian.
Meski demikian, sambung Paryadi, kasus tidak dilanjutkan ke proses hukum dikarenakan korban bersama-sama dengan sopir sepakat untuk menyelesaikan secara kekeluargaan.
“Konsekuensinya, sopir truk harus mengganti kerusakan tembok yang ambruk serta memperbaiki mobil yang rusak,” katanya.
Ia berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama sehingga kejadian yang sama tidak terulang. “Ya kalau ngantuk lebih baik istirahat. Sebab, kalau tetap nekat bisa berhaya bagi sendiri maupun orang lain,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kisah mendalam 2.000 pekerja PT Woneel Midas Leathers di Gunungkidul yang memproduksi sarung tangan olahraga kelas dunia hingga rencana ekspansi.
KPK menggeledah kantor Kementerian ATR/BPN di Jakarta Selatan terkait kasus suap SHGB Summarecon Bogor. Tiga koper barang bukti diangkut penyidik.
Data center AWS di Bahrain dan UEA rusak diserang drone serta rudal Iran. Data pelanggan hilang permanen dan proses pemulihan butuh waktu lama.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid soroti mafia tanah yang sulit diberantas lewat kelakar "sampai kiamat kurang dua hari". Ini klarifikasi kementerian.
Puluhan siswa dua sekolah di Temon Kulonprogo diduga keracunan makanan program MBG. Dinkes lakukan investigasi dan kirim sampel ke lab.
Simak rekomendasi website translator terbaik 2026, mulai Google Translate, DeepL, Microsoft Translator hingga layanan AI berbayar.