Kasus Leptospirosis di Bantul Capai 123 Orang, Enam Meninggal Dunia
Kasus leptospirosis di Bantul capai 123 hingga Mei 2026, enam pasien meninggal akibat terlambat ditangani.
Suasana kawasan Malioboro, Jumat (24/12/2021) pagi /Harian Jogja-Sunartono.
Harianjogja.com, JOGJA– Arus lalu lintas di kawasan pusat Kota Jogja masih terpantau padat dan ramai lancar pada H+1 Natal dan menjelang masa libur akhir tahun. Pada sejumlah titik tertentu kepadatan arus tak terhindarkan lantaran cukup padatnya kunjungan wisata dengan menggunakan kendaraan pribadi dan bus wisata rombongan. Kawasan Titik Nol Kilometer menjadi area dengan kepadatan yang cukup tinggi karena menjadi titik temu berbagai kendaraan yang keluar dari Malioboro dan kawasan Kraton.
"Kepadatan masih didominasi di Titik Nol Kilometer, Jalan Abu Bakar Ali dan sebagian di Jalan Jenderal Sudirman," kata Kepala Satuan Lalu Lintas Polresta Jogja Kompol Chandra Lulus Widiantoro, Senin (26/12/2022).
Chandra menyebut, dengan kondisi jalan yang terbatas Jogja diprediksi tetap padat pada masa Natal dan Tahun Baru ini. Dengan proyeksi jumlah kedatangan pengunjung jutaan orang sementara luas jalan tetap sama tentu kepadatan arus lalu lintas tidak terhindarkan. Dia mengaku telah menempatkan petugas pada sejumlah titik yang menjadi langganan kepadatan kendaraan. Pengalihan arus lalu lintas ke jalur yang sedikit longgar jadi pilihan untuk menyiasati membludaknya kendaraan yang melintas di pusat kota.
"Kalau di Titik Nol itu disebabkan parkir bus wisata yang mau masuk ataupun keluar seperti barat BNI dan TKP Senopati. Memang tidak bisa dihindari. Solusinya kita sudah tempatkan petugas di Nol KM dan simpang Gondomanan untuk melakukan manajemen arus," ucapnya.
BACA JUGA: Tren Naik, Warga Diminta Waspada Ancaman Demam Berdarah
Kepala Dinas Perhubungan Kota Jogja Agus Arif Nugroho menyebut, dengan kondisi lalu lintas yang demikian pihaknya belum berencana untuk melakukan penutupan ruas-ruas jalan tertentu sebagai solusi pengurangan kendaraan yang akan masuk ke area kota. Menurutnya di masa Natal dan Tahun Baru ini kebijakan manajemen arus lalu lintas yang dipilih tetap sama yakni dengan skema kanalisasi yaitu dengan mengalirkan kendaraan dari ruas jalan yang padat ke titik yang longgar.
"Saya melaksanakan kebijakan pimpinan saja, sudah ada kesepakatan bahwa dari Polresta, Kodim dan Pemkot itu terkait evaluasi keputusan ada di pimpinan. Sampai saat ini pak Wali Kota juga bilang karena tidak ada event apapun tidak ada penutupan jalan. Kalau penuh kita kurangi dulu dan sesuai kondisi. Sampai akhir tahun dan awal tahun tidak ada penutupan jalur," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kasus leptospirosis di Bantul capai 123 hingga Mei 2026, enam pasien meninggal akibat terlambat ditangani.
DPRD DIY menyoroti kekurangan Guru Pendamping Khusus yang dinilai menghambat pemerataan pendidikan inklusif bagi siswa disabilitas di DIY.
Anggota DPRD DIY, Purwanto, mengajak masyarakat berperan aktif dalam upaya penanggulangan stunting.
KPK mengungkap dugaan pemerasan Imigrasi berlangsung sistemis dari daerah hingga pusat dengan nilai dugaan hasil kejahatan mencapai Rp145,5 miliar.
Kelurahan Wirobrajan mematangkan Program Makan Bergizi Gratis untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui dengan skema distribusi per RW.
YIA menuntaskan 100 persen balik nama sertifikat lahan dengan BPHTB Rp0, memperkuat legalitas aset dan pengembangan kawasan aerotropolis Kulon Progo.