Advertisement

Sungai Lereng Merapi Meluap, Truk Pasir dan Jip Wisata Terjebak

Lugas Subarkah
Kamis, 29 Desember 2022 - 18:27 WIB
Arief Junianto
Sungai Lereng Merapi Meluap, Truk Pasir dan Jip Wisata Terjebak Petugas BPBD Sleman dan sukarelawan mengevakuasi jip dari Kali Kuning, Kamis (29/12/2022) - Istimewa/BPBD Sleman

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN — Hujan deras yang terjadi puncak Gunung Merapi pada Kamis (29/12/2022) siang mengakibatkan sejumlah sungai yang berhulu di lereng gunung itu meluap. Akibatnya, truk pasir hingga jip wisata sempat terjebak.

Kabid Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman, Bambang Kuntoro menjelaskan truk pasir yang terjebak berlokasi di Kali Boyong. Hujan deras terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Satu truk yang terjebak berhasil dievakuasi beberapa jam setelahnya.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

“Hujan deras durasi lama di puncak Gunung Merapi mengakibatkan peningkatan aliran kali Boyong yang membawa material dari puncak Gunung Merapi. Pada saat mau naik, truk terjebak di tengah aliran kali Boyong. Posisi truk di titik aman pada saat peningkatan aliran kali boyong,” ujarnya.

Sebelum terjebak, sopir truk diketahui sudah berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ikut terjebak di dalamnya. “Mungkin truknya baru mengisi antrean pengisian material, mungkin paling belakang dan keluarnya pelan-pelan,” katanya.

BACA JUGA: Catat! Jip Lava Tour Tidak Ada Kenaikan Tarif di Libur Akhir Tahun

Selain di kali Boyong, peningkatan volume air juga terjadi di kali Kuning sehingga mengakibatkan tiga unit jip wisata terjebak. “Tiga jip terjebak aliran. Penumpang dan sopir berhasil dievakuasi sebelum aliran membesar,” ungkapnya.

Sekira pukul 17.00 WIB tim BPBD Sleman dan sejumlah sukarelawan berhasil mengevakuasi jip. Luapan air juga mengakibatkan putusnya sejumlah pipa di Kali Boyong dan Kali Kuning. Pihaknya juga masih terus memonitor kerusakan lainnya akibat luapan sungai ini.

Ketua Asosiasi Jip Wisata Merapi sisi timur, Bambang Sugeng, menuturkan hujan sudah mulai sekitar pukul 12.45 WIB, dengan aktivitas jip wisata tetap berlanjut. Hujan menjadi sangat deras pada 13.30 WIB hingga mengakibatkan Kali Kuning meluap.

Ketika hal itu terjadi, jip-jip yang masih berada di Kali Kuning langsung keluar dari sungai. Sayangnya ada tiga armada yang ketinggalan ketika sungai sudah meluap. “Sopir dan penumpang aman,” kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Siswi SMP di Klaten Jadi Korban Kekerasan Seksual hingga Ratusan Kali

News
| Selasa, 07 Februari 2023, 17:47 WIB

Advertisement

alt

Mengenal Kampung Batik Giriloyo yang Sempat Terpuruk Karena Gempa 2006

Wisata
| Selasa, 07 Februari 2023, 13:07 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement