Deteksi Dini TBC Digencarkan di Piyungan, Baru Temukan 5 Kasus
Deteksi dini TBC di Piyungan digencarkan lewat Active Case Finding. Baru 5 kasus ditemukan dari target 103 kasus sepanjang 2026.
Ibadah haji. /REUTERS-Ammar Awad
Harianjogja.com, JOGJA– Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Jogja memproyeksikan kuota haji di wilayahnya mencapai 410 jemaah calon haji pada 2023. Jumlah ini naik signifikan dibandingkan tahun lalu dengan sebanyak 156 jemaah. Jemaah yang diprioritaskan berangkat pada tahun ini merupakan mereka yang pada tahun sebelumnya tertunda lantaran pembatasan kuota yakni sebanyak 158 orang.
"Kalau informasi resminya belum keluar untuk kuota pasti, nanti kan dari pusat ploting ke provinsi baru ke kabupaten kota. Jogja itu mudah-mudahan tercapai dengan estimasi 410 jemaah. Tahun lalu hanya 156 kuota dari daftar tunda 2020 sekitar 318 orang," kata Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Kota Jogja Muhammad Tahrir, Jumat (13/1/2023).
Kebijakan keberangkatan haji pada tahun ini juga tidak ada pembatasan terkait dengan umur. Pihaknya juga menyediakan kuota cadangan sebanyak satu persen kepada jemaah lanjut usia. Nantinya kuota ini akan mengisi kekosongan pada kuota prioritas yang masih lowong bersamaan dengan kuota gabungan. "Kepada pengisi kuota cadangan kita sudah imbau agar terus pantau informasi dan perkembangan terbaru," lanjutnya.
Menurut Tahrir, sekarang tahapan keberangkatan haji yang berlangsung yakni perekrutan petugas yang nantinya ikut serta dalam mengawal para jemaah. Total ada tiga petugas yang disiapkan untuk Kota Jogja. Selanjutnya pihaknya juga akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait agar proses tahapan dalam ibadah haji 2023 berjalan dengan optimal.
"Kita juga sudah koordinasi dengan imigrasi untuk persiapan dokumen perjalanan ibadah jemaah 2023. Kita sudah inventarisir paspor maupun yang pengajuan baru calon jemaah dalam jangkauan tahun ini berangkat," katanya.
BACA JUGA: Terjepit Pintu Mobil, Eks Bupati Gunungkidul Badingah Terpaksa Dioperasi
Tahrir menambahkan, untuk saat ini syarat perjalanan haji disebutnya masih memberlakukan kewajiban vaksinasi dosis 1 dan 2 kepada para jemaah. Sertifikat vaksin nantinya diperlukan untuk pengurusan visa jemaah yang akan berangkat haji. "Kita akan pantau terus sambil menunggu petunjuk teknis dan semoga di akhir keberangkatan ada tambahan kuota seperti 2019 lalu," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Deteksi dini TBC di Piyungan digencarkan lewat Active Case Finding. Baru 5 kasus ditemukan dari target 103 kasus sepanjang 2026.
Pertamina tambah 1,3 juta LPG 3 Kg di Jateng dan DIY jelang libur 1 Muharram 1448 H. Stok dipastikan aman dan mencukupi.
Pesawat B-52 Stratofortress jatuh di California saat uji terbang. Delapan awak diduga tewas, ini kronologi dan spesifikasinya.
Lampah Dalu Merapi 2026 jadi simbol pelestarian lingkungan lewat tradisi budaya di lereng Gunung Merapi.
OnePlus N6 siap debut 30 Juni 2026. HP entry-level ini dibanderol Rp3 jutaan dengan desain modern dan baterai tahan lama.
Gempa M6,7 mengguncang Palu, pasien RS Samaritan panik dan dievakuasi. Simak kronologi lengkap dan data gempa 2026.