Ratusan ASN Gunungkidul Tunggak BPJS, Terbesar Rp14 Juta
Sebanyak 192 ASN Gunungkidul menunggak iuran BPJS Kesehatan. Sebanyak 96 pegawai sudah melunasi, sementara lainnya mencicil tunggakan.
Tumpukan batu menutupi jalan menuju Pantai Widodaren di Kalurahan Kanigoro, Saptosari, Gunungkidul, Selasa (17/1/2023). - Istimewa/Kapanewon Saptosari
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Bupati Gunungkidul, Sunaryanta sudah mendengar tentang kisruh yang terjadi di Pantai Widodaren di Kalurahan Kanigoro, Saptosari. Ia meminta penyelesaian permasalahan dengan mengedepankan komunikasi dan dialog.
“Sebenarnya jangan sampai ditutup karena semua bisa dikomunikasikan sehingga masalah yang muncul bisa diselesaikan dengan baik,” kata Sunaryanta kepada wartawan, Kamis (19/1/2023).
Dia meminta kasus di Widodaren menjadi pembelajaran sehingga tidak terjadi di tempat lain. Oleh karenanya, kepada investor yang ingin menanamkan modalnya juga menjalin hubungan dan komunikasi yang baik dengan warga sekitar.
“Bisa bersama-sama untuk membangun. Jadi, kuncinya ada dikomunikasi agar tidak menimbulkan permasalahan yang dapat merugikan semuanya,” kata Sunaryanta.
Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Muhammad Arif Aldian berharap konflik di Pantai Widodaren di Kalurahan Kanigoro, Saptosari bisa diselesaikan dengan baik. Pasalnya, kisruh yang berkepanjangan malah akan berdampak buruk terhadap pengembangan sektor kepariwisataan.
“Saya sudah mendengarnya dan permasalahannya sudah lama,” kata Aldian.
Menurut dia, untuk penyelesaian masalah sudah berkoordinasi dengan Kapanewon Saptosari. Dikarenakan kisruh menyangkut antara warga dengan pemerintah kalurahan, maka harapannya kapanewon bisa menjadi penengah agar permasalahan bisa diakhiri.
“Sudah saya koordinasikan dan kami juga siap menjadi penengah,” katanya.
Aldian berpendapat dengan ditutupnya akses ke pantai, maka sektor wisata di kawasan tersebut terpaksa berhenti. Oleh karenanya, ia meminta semua pihak mengedepankan solusi yang baik agar potensi wisata yang ada tetap bisa dijalankan.
“Kalau perlu tidak hanya warga dengan kalurahan, tapi investor juga diikutikan dalam proses mediasi. Mudah-mudahan masalah yang ada bisa diselesaikan dengan baik,” katanya.
BACA JUGA: Kecewa dengan Pemerintah, Warga Tutup Jalan Masuk ke Pantai Widodaren Gunungkidul
Akses ke Pantai Widodaren ditutup warga pada Senin (16/1/2023). Praktis dengan ditutupnya jalan ini, maka wisatawan tak bisa mengunjungi lokasi hingga sekarang. Penutupan itu ditengarai karena warga kecewa dengan pengelolaan wisata di wilayah tersebut.
Sebelumnya, Lurah Kanigoro, Suroso, mengakui penutupan akses ke Pantai Widodaren oleh warga. Menurut dia, adanya permasalahan di pantai ini sudah terjadi lama. “Ya kalau ada masalah, langsung begitu. Ini sudah terjadi lama,” katanya, beberapa waktu lalu.
Suroso menduga permasalahan muncul karena hasil lelang parkir yang telah dilakukan oleh pemerintah kalurahan. Menurut dia, ada yang tidak puas dengan hasil lelang tersebut. “Memang ada masalah lain yang mungkin melibatkan investor. Selain itu, juga ada yang berkaitan dengan masalah lokasi berjualan,” katanya.
Suroso mengungkapkan, di Pantai Widodaren sudah ada sekitar 30 kios yang dibangun Pemkab Gunungkidul untuk para pedagang. Meski demikian, muncul keluhan tempatnya terlalu sempit dan jumlahnya tidak bisa menampung seluruh pedagang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 192 ASN Gunungkidul menunggak iuran BPJS Kesehatan. Sebanyak 96 pegawai sudah melunasi, sementara lainnya mencicil tunggakan.
Geely Panda Mini Karting Edition resmi meluncur di China dengan harga sekitar Rp115 juta. Mobil listrik mungil ini memakai baterai CATL dan mampu menempuh jarak
Warga Semin berburu emas di Kali Oya yang mengering saat kemarau. Aktivitas ini menjadi pekerjaan sampingan bagi petani yang kesulitan air.
Febrie Adriansyah diperiksa hampir 7 jam dan dicecar soal Tan Kian. Kuasa hukum menyebut Febrie tegas membantah menerima uang dari Tan Kian.
Jalan Baru Kretek-Girijati sepanjang 5 Km mulai uji coba open traffic 14-20 September 2026 dengan pembatasan kendaraan dan jam operasional.
Keterkaitan Boy Thohir dengan MGLV tercatat melalui PT Trinugraha Thohir yang memiliki 2,25% saham serta PT Trinugraha Thohir Harmoni sebesar 4,86%.