Advertisement

1.900 Mahasiswa UIN Suka Ajukan Banding UKT, Ini Hasilnya

Anisatul Umah
Senin, 23 Januari 2023 - 14:17 WIB
Sunartono
1.900 Mahasiswa UIN Suka Ajukan Banding UKT, Ini Hasilnya Ilustrasi. - Freepik

Advertisement

Harianjogja.com, SLEMAN—UIN Sunan Kalijaga (UIN Suka) mencatat pada semester gasal 2022/2023 terhitung sejak September 2022 sampai Januari 2023 ada 1.900 mahasiswa yang mengajukan banding Uang Kuliah Tunggal (UKT). Dari jumlah ini sebanyak 1.681 mahasiswa mendapatkan keringanan UKT, atau 88,47 persen dari yang mengajukan.

Hasil banding UKT ini berlaku untuk semester genap 2022/2023, terhitung Februari-Agustus 2023 hingga akhir kuliah. Artinya semester genap ini mahasiswa UIN Suka yang mendapatkan keringanan UKT sudah bisa membayar dengan golongan yang lebih rendah.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

BACA JUGA : Ribuan Mahasiswa Kampus Negeri Jogja Kesulitan Bayar 

Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan Dan Keuangan, Sahiron mengatakan saat ini masih berlangsung proses pembayaran UKT. "[Persentase banding yang diterima tinggi] karena kami peduli dan memperhatikan nasib masyarakat kurang mampu agar mereka bisa lanjut kuliah lagi," ucapnya kepada Harianjogja.com, Senin (23/1/2023).

Pada semester sebelumnya, kata Sahiron, persentasenya bahkan lebih tinggi lagi. Khususnya saat pandemi Covid-19, 99 persen mahasiswa yang mengajukan banding UKT diterima. "Bahkan saat pandemi banding UKT yang diterima 99 persen," katanya.

Jumlah mahasiswa UIN Suka pada semester genap 2022/2023 (Februari-Agustus 2023) sebanyak 20.057 mahasiswa. Dari jumlah ini UKT golongan satu 1.401 mahasiwa atau 6,98 persen, UKT golongan dua 2.515 mahasiswa atau 12,54 persen, UKT golongan tiga 3.169 mahasiswa atau 15,79 persen.

BACA JUGA : Mahasiswa Demo di UNY Tuntut Perbaikan UKT, Buntut

Kemudian UKT golongan empat 3.252 mahasiswa atau 16,21 persen, UKT golongan lima 3.133 mahasiswa atau 15,62 persen, UKT golongan enam 2.071 mahasiswa atau 10,33 persen, UKT golongan tujuh 3.383 mahasiswa atau 16,87 persen, dan sisanya 1.133 atau 5,65 persen belum diset. Sisa yang belum diset kemungkinan karena sudah yudisium atau yang lain.

"Hampir semua diterima [banding]. Contoh, semester kemarin ada 1.900 mahasiswa yang mendaftar dan yang diterima 1.681 mahasiswa," jelasnya.

Surat Keputusan (SK) Rektor UIN Sunan Kalijaga Nomor:1.11.Tahun 2023, telah menetapkan penurunan UKT 1.681 mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Ditandatangani Rektor UIN Sunan Kalijaga, Al Makin pada 2 Januari 2023.

"Keputusan Rektor UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta tentang Penetapan Penurunan/Banding UKT," tulis surat tersebut.

Adapun perguruan tinggi lain, juga meminta agar mahasiswa mengajukan penundaan atau pengurangan UKT jika merasa berat. Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sumaryanto. Bila sudah diturunkan dan masih merasa berat, maka akan dicarikan opsi lain.

"Dengan cara mendapat bantuan dari dompet pendidikan UNY, dicarikan beasiswa, dicarikan bapak/ibu asuh dan lainnya."

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Begini Cara Pangeran Arab Saudi Nikmati Kekayaan

News
| Senin, 06 Februari 2023, 22:07 WIB

Advertisement

alt

Kunjungan Malioboro Meningkat, Oleh-oleh Bakpia Kukus Kebanjiran Pembeli

Wisata
| Senin, 06 Februari 2023, 10:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement